Tanya Dokter

  • Nyeri perut kanan bawah pada ibu hamil

  • Hai dok saya lagi hamil 22w mau tanya kenapa ya perut kanan bagian bawah saya sakit terus sampe gabisa tidur kalo berdiri tuh kadang kayak mau jatoh perut bawah tuh kenapa ya dok apa bahaya?

    Hallo Devina, Terimakasih sudah bertanya pada Alodokter,

    Nyeri perut dalam kondisi sedang hamil tentunya sangat mengganggu dan membuat khawatir, Nyeri perut sebelah kanan bawah (right iliac region) yang Anda alami dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, baik yang berhubungan dengan kehamilan maupun tidak, di antaranya:

    1. Appendicitis (radang usus buntu): nyeri perut disertai demam, mual, muntah
    2. Infeksi saluran kemih: nyeri perut disertai demam, anyang-anyangan, mual
    3. Hernia inguinalis: nyeri perut disertai munculnya benjolan di perut bawah kanan, terutama setelah batuk, mengejan, atau mengangkat barang berat
    4. Ruptura (pecah) kehamilan ektopik: nyeri perut disertai perdarahan dari vagina, mual, tes kehamilan positif
    5. Penyakit radang panggul: nyeri perut disertai demam, keputihan
    6. Ruptura kista ovarium: nyeri perut disertai menstruasi yang tidak teratur, sering BAK, sulit BAB, kembung
    7. Batu empedu: nyeri perut disertai mual, muntah, kuning
    8. Hepatitis: nyeri perut disertai mual, muntah, demam, kuning, tinja berwarna pucat, urin berwarna seperti teh

    Jika Anda mengalami sakit perut bagian bawah pada masa kehamilan yang tidak kunjung sembuh dan mengganggu aktifitas, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Untuk menegakkan diagnosis, dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang (laboratorium, USG, CT scan).

    Anda pun dapat melakukan beberapa tips berikut ini:

    • Istirahat yang cukup 7-8 jam per hari
    • Konsumsi makanan bergizi seimbang
    • Kendalikan stres dengan bijak
    • Untuk meredakan nyeri, Anda dapat menggunakan kompres dingin atau hangat
    • Konsumsi obat-obatan pada masa kehamilan harus dilakukan di bawah pengawasan dokter

      Semoga bermanfaat. Terimakasih, dr. Nurmarwiyah