Tanya Dokter

  • Sperma keluar lagi setelah berhubungan, apakah penyebab tidak hamil?

  •  maharani80
    Anggota
    Dok. saya mau tanya. Setiap kali berhubungan. Maaf Sprma dikeluarin didalam setelah itu saya merasa itu keluar lagi. saya coba berbaring beberapa menit juga tetep kaya keluar lagi. Apa itu salah satu penyebab tidak hamil? Apa ada hub nya juga sama berat badan. Saat ini berat bdan saya 70kg nd tinggi 163?

    Halo Maharani,

    Terimakasih atas pertanyaanya di Alodokter.  Air mani yang keluar lagi setelah berhubungan intim adalah sesuatu yang wajar terjadi. Sekali ejakulasi biasanya memiliki volume 3-5 cc. Dalam tiap cc dapat mengandung rerata 20 juta sel sperma. Air mani otomatis akan tumpah, tetapi tidak seluruhnya saat Anda berdiri atau duduk, dan itu wajar sebagai akibat tarikan gravitasi, tetapi tentunya sebagian lainnya telah berhasil memasuki rahim.

    Ingat, hanya sekitar 200 sperma yang akhirnya akan bertemu sel telur dan hanya 1 yang akan melakukan pembuahan, dari berpuluh-puluh juta sel tersebut. Dan lagi, memang beberapa menit setelah mani keluar, makan beberapa enzim akan bekerja dan membuat konsistensinya menjadi sedikit lebih encer.

    Jika anda menginginkan jumlah sperma yang tumpah lebih sedikit (sebenarnya lebih ke arah efek tenang karena tidak tumpah terlalu cepat), setelah hubungan seksual dan ejakulasi, Anda dapat berbaring telentang dan mengganjal bokong dengan bantal sehingga posisinya meningggi dan mulut rahim ' tergenang'  lakukan selama setengah sampai 1 jam atau anda juga dapat membiarkan /langsung tidur hingga pagi. sehingga apa yang terjadi sebenarnya masih dalam batasan normal. 

    Penyebab Anda belum hamil dapat disebabkan banyak kemungkinan, antara lain:

    • kebiasaan hubungan intim yang tidak teratur
    • gangguan hormonal
    • ada penyakit yang mendasari seperti sindroma polikistik ovarium
    • ketidaknormalan pada sperma
    • dst

    Agar Anda mengetahui penyebab belum hamilnya Anda dapat berkonsultasi langsung dengan dokter kandungan agar dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan tambahan seperti pemeriksaan USG.

    Demikian informasi dari saya, semoga bermanfaat.

    salam,

    dr. yuniar