Tanya Dokter

  • Penyebab dan mengatasi rambut rontok

  •  Mawan
    Anggota
    Malm Dok. sya mawan umr 29.. dri kalbar..pontianak.. Sya mauh tanyak setiap. sya bngun tdur sya slalu melihat rambut sya gugur di kasur, Jdi penyembap ya ap dokter..? Sudah hmpir stahun sya mengalami hal sprti ni dok..

    Halo Mawan......

    Terimakasih atas pertanyaan Anda.

    Sekedar informasi untuk Anda, kerontokan rambut yang dibilang sudah mengkhawatirkan jika lebih dari 100 helai perharinya, dan kondisi ini paling sering disebabkan oleh karena gangguan psikologis seperti stress.

    Akan tetapi selain oleh karena hal diatas, kondisi yang dapat menyebabkan rambut rontok secara berlebihan, diantaranya adalah : sedang menderita suatu penyakit infeksi, kanker, penyakit hati, sedang mengonsumsi obat - obatan jenis tertentu yang mengakibatkan hal ini, menderita anemia yang parah, penurunan berat badan yang ekstrim, baru sembuh dari suatu penyakit, kurangnya asupan zat besi/ zinc / protein, kurang aktif nya kelenjar tiroid, dan lain sebagainya.

    Apabila memang rambut Anda mengalami kerontokan yang berlebihan ( lebih dari 100 helai perhari ), maka kami sangat menyarankan untuk menemui dokter spesialis penyakit kulit, dan mendiskusikan masalah ini, agar Anda dapat dilakukan serangkaian pemeriksaan lebih lanjut, sehingga akhirnya penanganan yang tepat dapat berikan sesuai dengan penyebab pasti yang nantinya diketahui.

    Umumnya kebotakan pada pria ditangani dengan dua jenis obat yaitu finasterid dan minoxidil. Selain menggunakan obat - obatan, Anda juga diwajibkan untuk melakukan pola hidup sehat, seperti : kelola stress psikologis, makan makanan yang sehat dan bergizi tepat waktu, minum air putih minimal 2 Liter perhari, stop merokok dan jangan minum minuman keras, jangan begadang, perbanyak makan buah dan sayur, olahraga teratur sesuai dengan kemampuan.

    Klik artikel di bawah ini yang sesuai dengan pertanyaan Anda :

    KERONTOKAN PADA RAMBUT

    Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

    Salam,

    Dr. Jati