Tanya Dokter

  • penyebaran virus herpes zoster

  •  icha
    Anggota

    Dok.. saya baru lahiran seminggu yang lalu.. nah sekarang mamah saya terkena virus herpes Di sekitar mata.. yang mau saya tanyakan, apakah boleh mamah saya dekat2 atau 1 ruangan sama bayi saya? apakah akan menular pada bayi saya? mohon jawabannya ya dok, terimakasih

    Halo, Kemungkinan yang Anda maksud adalah penyakit Herpes Zoster. Herpes zoster disebabkan oleh virus Varicella zoster. Pada infeksi yang pertama, virus ini menyebabkan penyakit cacar air. Namun virus ini dapat menetap dalam sistem saraf dalam keadaan tidak aktif. Pada kondisi tertentu, misalnya pada saat imunitas menurun, virus ini dapat aktif kembali dan muncul sebagai penyakit herpes zoster. Manifestasi klinis herpes zoster dapat dibagi menjadi 3 fase berikut:

    • Fase preeupsi, ditandai dengan nyeri, gatal atau kebas pada satu daerah garis persarafan, dapat disertai rasa lemas, nyeri otot, sakit kepala, silau, dan demam
    • Fase erupsi akut, ditandai dengan ruam kemerahan yang meninggi, dalam satu garis saraf, pembesaran kelenjar getah bening, muncul bintil-bintil berair dengan dasar kemerahan, yang membaik dalam 10-15 hari
    • Fase kronik, nyeri timbul selama 30 hari setelah infeksi akut, pada garis saraf yang terkena
    Pada bayi, apalagi jika bayi baru lahir, sistem imunitasnya masih lemah. Bayi juga belum mendapatkan imunisasi, sehingga sistem imunitas tubuhnya masih lemah dan mudah tertular berbagai penyakit. Virus varicella zoster menular lewat kontak langsung. Orang yang menderita herpes zoster, dapat menularkan virus varicella zoster tersebut kepada orang lain, menjadi cacar air. Penularan ini terutama terjadi pada saat fase akut. Pada saat fase akut, pasien dapat menularkan virus kepada orang lain, dan sebaiknya menghindari kontak dengan:
    • Orang lanjut usia
    • Orang dengan sistem imunitas yang lemah
    • Wanita hamil
    • Orang yang belum pernah mengalami cacar air
    Untuk sementara sampai dengan herpes zoster sudah sembuh dengan sempurna dan telah melewati fase akut (selama 10-15 hari), sebaiknya ibu Anda dan anak Anda menghindari kontak sekecil mungkin. Karena mencegah adalah jauh lebih baik daripada mengobati. Demikian informasi yang dapat saya sampaikan, semoga membantu. dr. Agatha