Tanya Dokter

  • Penyebab keluar lendir berwarna coklat dan berbau tidak sedap saat hubungan intim

  •  icihh
    Anggota
    sellamat mallam dokk . syya iingiin berttanyya knappa setiiap syya berrhubungan iintim dsngn suamii syya syya mengeluar kan darah tetapii darah iitu berwarrna adag kecoklatan dan bau tak sedapp stellah spperma suamii sya dimasukan dan sperma itu keluar tetapi berwarna kecoklatan kya semacem haid tapi tidak jga . apa yng terjadi ia dokk apa sya ada kesalahan pada kerahiman atau gmna ia. setiap hari sya berhubungan intim dok. terima kasihh .

    Halo

    Kebanyakan keluar lendir berwarna kecoklatan setelah berhubungan seksual adalah normal. Lendir kecoklatan itu biasanya adalah emisi darah, mungkin bersumber dari perdarahan kecil di vagina akibat gesekan saat penetrasi penis. Darah tersebut kemudian mulai mengering hingga berwarna kecoklatan. Meski normal, tapi apabila keluar lendirnya berlangsung lama (lebih dari 2 hari) maka sebaiknya Anda segera ke dokter. Ditambah lagi jika lendirnya disertai bau yang tidak sedap, kemungkinan ada gangguan tertentu yang perlu ditelusuri lebih lanjut.

    Beberapa penyebab keluar lendir berwarna kecoklatan lainnya:

    • Jaringan dinding rahim yang tersisa saat haid
    • Perimenopause, ketika perempuan mulai memasuki masa menopause.
    • Perdarahan saat implantasi janin ke dinding rahim.
    • Vaginitis atrofi
    • Polip rahim
    • Infeksi pada vagina
    • Masa-masa ovulasi
    • Penyakit radang panggul (PID)
    • Kanker serviks

    Pada kondisi normal lendir berwarna coklat ini tidak memerlukan penanganan medis apapun. Namun jika lendir muncul akibat salah satu dari penyakit di atas maka tentu memerlukan penanganan yang tepat, misalnya dengan pemberian antibiotik, anti jamur atau terapi lainnya yang sesuai dengan penyebab. Periksakanlah ke dokter terlebih dahulu untuk menentukan terapi yang tepat.

    Beberapa tips sederhana menanggulangi keluarnya lendir berwarna coklat:

    • Selama periode haid gunakanlah pembalut yang diganti beberapa kali (sesuai kebutuhan) dalam sehari.
    • Untuk menghindari infeksi hindari membilas vagina dengan cara menyemprotkan air ke dalam vagina.
    • Setelah selesai BAB dan BAK, jangan lupa untuk membersihkan juga bagian dari mulut vagina.
    • Gunakan celana dalam dari katun yang tidak ketat
    • Hindari menggunakan sabun tertentu ketika membersihkan vagina, cukup dengan air bersih saja.

    Semoga bermanfaat

    dr. Muhammad Fadhil