Tanya Dokter

  • Pertanda HIV

  •  putraandi
    Anggota

    Selamat Malam Dok,

    apakah seseorang tanpa mengalami gejala dan pertanda apapun yang menunjukan HIV dapat positif HIV nantinya ?

    soalnya saya sudah melewati masa jendela 3 bulan 7 hari dan saya melakukan tes HIV, Hasilnya non reactive dan gejala yang ditimbulkan selama itu hanya meriang kadang-kadang, sariawan 1 minggu saja, pusing kadang-kadang itu saja

    solusinya apa dok apakah saya benar-benar tidak terinfeksi HIV

     

    Terima kasih sudah bertanya,

    Orang yang baru saja terinfeksi HIV akan mengalami gejala umum seperti penyakit flu. Ini terjadi selama kurang lebih satu bulan hingga dua bulan setelah terinfeksi. Gejala awal yang muncul seperti demam, tenggorokan sakit, dan munculnya ruam. Tapi, banyak orang yang menderita HIV tidak merasakan tanda dan gejala apapun selama bertahun-tahun. Sehingga gejala memang sering kal tidak dapat menjdi acuan.

    Sebelum seseorang diberikan diagnosis yang pasti, perlu dilakukan beberapa kali tes untuk memastikan. Hal ini dikarenakan masa jendela HIV cukup lama dan bervariasi pada setiap penderita. Jadi, hasil tes pertama yang dilakukan belum tentu bisa dipercaya. Lakukan tes beberapa kali jika Anda merasa berisiko terinfeksi HIV.

    "Masa jendela" sendiri adalah periode diantara  infeksi HIV dan terbentuknya antibodi yang cukup untuk menunjukkan hasil tes positif.

    Pada fase 1 minggu hingga 3 bulan pertama, seseorang yang HIV positif masih dapat mendapatkan hasil negatif. Seteah diatas 12 minggu, >99% orang yang memiliki antibodi HIV akan mendapatkan hasil positif.

    Saya sarankan untuk melakukan pemeriksaan berkala apabila gejala menetap, dan terutama |Anda memiliki riwayat aktivitas yang beresiko tinggi mengakibatkan infeksi HIV.

    Semua orang berisiko terinfeksi HIV, tanpa mengenal batasan usia, walaupun virus ini tidak semudah itu ditularkan. HIV hidup di dalam darah dan beberapa cairan tubuh. Tapi cairan seperti air liur, keringat, atau urine tidak bisa menularkan virus ke orang lain Tapi terdapat beberapa kelompok orang yang lebih berisiko terinfeksi HIV. Mereka adalah:

     

    • Pengguna narkotika suntik (panasun).
    • Orang yang membuat tato atau melakukan tindik.
    • Orang yang melakukan hubungan seks tanpa kondom baik sesama jenis kelamin, maupun heteroseksual.
    • Orang yang tinggal atau sering bepergian ke daerah-daerah dengan angka HIV tinggi, misalnya Afrika, Eropa Timur, Asia, dan Amerika bagian selatan.
    • Orang yang melakukan transfusi darah di daerah dengan angka HIV tinggi.
    • Orang yang terkena infeksi penyakit seksual lain.
    • Orang yang melakukan hubungan seks dengan pengguna narkotika suntik.

     

    Sekian, semoga bermanfaat

    Dr. Siti Rahmayanti