Tanya Dokter

  • perut bawa sbelah kiri trasa berdenyut

  •  Aldhye Inmed
    Anggota

    Sya memiliki penyakit yg aneh..biasanya setelah makan sekitar 30 mnit...perut bawah sebela kiri serasa berdenyut atau bersendawa..dan mnimbulkan prasan tdk nyaman..kget dan stres..mohon penjelasan penyakit apa yg sy drita dn cra mgatasix...

    Dear Aldhye, Perut sebelah kiri yang berdenyut atau bersendawa serta menimbulkan perasaan tidak nyaman bisa disebabkan oleh perut kembung. Perut kembung bisa disebabkan oleh mulai dari makanan dan cara makan yang salah hingga penyakit tertentu. Berikut adalah kemungkinan penyebab perut kembung:

    • makan dan minum terlalu cepat
    • bicara sambil makan
    • mengisap permen yang keras
    • minum minuman bersoda
    • merokok
    • makan sayuran yang mengandung banyak gas: kol, brokoli, kembang kol, kacang-kacangan, kembang kol, bawang bombay, dsb.
    • makan yang digoreng dan makanan berlemak
    • gula dan pemanis buatan
    • efek samping obat-obatan tertentu
    • gasteroenteritis
    • penyakit Crohn
    • batu empedu
    • nyeri ulu hati
    • penyakit asam lambung
    • kanker usus besar
    • dsb.
    Sebaiknya Anda konsultasikan dengan dokter agar dokter dapat menelusuri riwayat lengkap keluhan Anda dan melakukan pemeriksaan fisik yang diperlukan. Pemeriksaan penunjang seperti tes laboratorium dan USG  mungkin akan dianjurkan dokter. Diagnosis yang tepat dan terapi yang tepat akan diberikan dokter. Berikut tips yang dapat Anda lakukan:
    • hindari makan dan minum yang terlalu cepat
    • hindari bicara sambil makan
    • makan makanan bergizi seimbang dalam porsi kecil tapi sering (5-6 kali sehari)
    • hindari terlalu banyak makan makanan yang mengandung gas
    • minum air putih dalam jumlah cukup untuk menghindari dehidrasi
    • kelola stres dengan baik
    • istirahat dan tidur yang cukup dan berkualitas
    • olahraga ringan secara teratur seperti jalan kaki minimal 3-5 kali dalam seminggu
    Berikut laman yang dapat dibaca: Perut kembung Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat. Terima kasih dan salam, dr. Rony Wijaya