Tanya Dokter

  • Perut buncit dan keras

  •  Diah Kusari
    Anggota
    Halo dok, sudah bbrapa hari ini perut saya terasa seperti menahan buang air kecil. Buncit dan keras. Saya masih menggunakan obat"an untuk asam lambung saya. Dan apakah itu pengaruh dari obat nya dok? apa saya harus berhenti minum obatnya? Kira" masih ada bbrpa untuk seminggu ini. Dan saya juga merasa ingin buang air besar terus dan merasa ingin buang angin. Padahal saya buang angin terus dok, dan bab saya juga lancar. Tapi keluhan tersebut masih ada. Tidak sakit ataupun nyeri, tapi saya merasa risih dengan rasanya yg tertekan seperti menahan bab/buang gas.

    Halo Diah, terimakasih atas pertanyaan Anda

    Perut buncit dan terasa keras harus dipastikan dahulu penyebab yang mendasarinya. Berikut beberapa di antaranya :

    • terisi oleh angin atau disebut juga perut kembung, sering menimbulkan ketidaknyamanan dari penderitanya karena perut terasa penuh, kencang, dan bergas
    • terisi oleh air atau dalam bahasa medis disebut ascites, merupakan gejala dari penyakit hati kronik, gagal ginjal, kekurangan albimin, kanker, dan sebagainya
    • terisi oleh kotoran, biasanya penderita mengeluh sulit buang air besat

    Masing- masing kondisi di atas memiliki langkah pengobatan yang berbeda. Berdasarkan pemaparan Anda di atas, tampaknya keluhan yang Anda alami disebabkan oleh perut kembung. Sebagian besar perut kembung disebabkan oleh pola makan yang salah atau konsumsi makanan/minuman yang menghasilkan banyak gas. Oleh karena itu, berikut anjuran yang sebaiknya Anda terapkan di rumah :

    • makan secara teratur dengan menu seimbang
    • hindari kebiasaan makan terlalu cepat, minum menggunakan sedotan, bicara sambil makan
    • hentikan kebiasaan merokok
    • hindari konsumsi makanan/minuman penghasil gas, seperti kacang-kcangan, sayur kol dan brokoli, serta minuman bersoda

    Bila keluhan tidak juga berkurang, ada baiknya diperiksakan ke dokter karena bisa menjadi gejala dari kondisi medis tertentu, seperti infeksi parasit di usus (giardiasis), penyakit asam lambung, intoleransi glukosa, mengalami gangguan usus kronik. Demikian, semoga bermanfaat ya

    dr. Lili