Tanya Dokter

  • Perut kembung pada anak

  •  dian layalia
    Anggota
    Slmt malam Anak sya umur 22bln dok, sdh 3hri ini perutnya mengeras, kembung,dan diare,nafsu makan berkurang krn setiap makan nasi selalu mual dan kdang smpai muntah serta berimbas ke penurunan berat badannya, sdh diberi lactobee/l-bio ttpi spertinya msih tdk enak perut Hal ini disebabkan krn apa ya?
    dian layalia  dr. Danny
    Dokter

    Hai.

    perut mengeras pada anak dapat disebabkan karena berbagai macam penyebab. Dari keadaan yang dialami anak anda, perut mengeras kembung dan muntah mungkin dapat disebabkan karena ileus obstruktif.

    ileus obstruktif merupakan suatu keadaan dimana terjadi penyumbatan dari saluran cerna. Sumbatan tersebut biasanya disebabkan karena tinja yang mengeras, infeksi cacing, hernia atau karena perlengketan usus. Ileus obstruktif dapat menyebabkan gejala seperti:

    • perut membesar dan kembung
    • anak menjadi rewel
    • nafsu makan berkurang
    • muntah 
    • tidak kentut atau BAB
    • Demam

    biasanya jika memang disebabkan karena ileus, maka hal tersebut merupakan suatu keadaan yang harus mendapat pertolongan segera ,dan biasanya memerlukan tindakan oeprasi.

    tetapi selain itu keadaan yang anda alami dapat juga disebabkan karena penyebab lainnya seperti:

    • Terlalu banyak konsumsi makanan yang mengandung gas
    • gangguan elektrolit
    • ileus paralitik
    • invaginasi usus
    • hernia

    oleh karena itu, jika keadaan yang dialami anak anda sudah berlangsung cukup lama maka sebaiknya anda memeriksakan anak anda secara langsung ke dokter spesialis anak sehingga dokter dapat memeriksa keadaan anak anda lebih lanjut.mungkin nanti akan dilakukan pemeriksaan tambahan seperti pemeriksaan darah, rontgen, atau USG jika memang diperlukan.

    disarankan agar anda memberikan susu cukup dan cairan yang cukup. Berikan makanan yang mudah dicerna. Jangan memijat daerah perut.

    berikut artikel yang dapat anda baca mengenai Perut kembung bayi

    semoga bermanfaat. Terimakasih

    dr. Danny