Tanya Dokter

  • Mengatasi perut kembung pada bayi 0 bulan

  •  mamah rizqi
    Anggota
    Asalamu'alaikum dok, bayi saya usia nya baru 25 hari.. baru beberapa hari ini bayi saya suka menggeliat dulu sebelum kentut. Sebelumnya kentutnya lancar. Tambah lagi suhu badan nya suka naik kalau di pakaikan selimut. Bayi saya asi esklusif dok...belum pernah di kasih makanan selain asi. apakah ada pengaruh dari asi, karena saya suka makan kacang kulit.? Mohon penjelasan nya dok.

    Hallo Mamah Rizqi, terima kasih telah bertanya di Alodokter :')

    Sebelumnya yang ingin saya tanyakan, berapakah suhu bayi anda yang anda anggap naik tersebut ? apakah selalu anda lakukan pemeriksaan suhu dengan menggunakan termometer atau hanya berdasarkan perabaan saja ? berapakah frekuensi buang angin yang bayi anda alami ? apakah memang frekuensi buang angin jauh berkurang dari biasanya, atau tetap sama dengan sebelumnya ? 

    Menggeliat merupakan suatu kegiatan yang melibatkan beberapa otot organ tubuh, yang juga dapat didefinisikan sebagai peregangan otot tubuh. Kegiatan ini tidak hanya dilakukan oleh bayi, namun orang dewasa pun sering melakukan kegiatan ini. Dimasa kehidupan awalnya didunia, bayi tentu masih membutuhkan banyak penyesuaian untuk hidup, tumbuh dan berkembang. Tidak perlu ada yang dikhawatirkan saat bayi menggeliat atau mengulet, karena hingga saat ini belum ada penelitian yang menyebutkan bahwa bayi yang sering mengulet atau menggeliat dapat memiliki gangguan atau permasalahan kesehatan.

    Beberapa kondisi yang menyebabkan bayi sering mengulet :

    • Bayi merasa pegal atau tidak nyaman dengan tidurnya
    • Bayi yang banyak terdiam atau terlalu lama dibedong sehingga bayi kurang beraktivitas
    • Butuh kenyamanan
    • Bayi yang tidur terlalu lama
    • Badan terasa pegal
    • Bayi merasa tidak nyaman pada perutnya akibat kembung atau kolik perut
    • Bayi kurang bersendawa

    Jika memang yang terjadi pada bayi anda adalah kembung pada perut, tentu hal ini dapat disebabkan oleh beberapa kondisi seperti :

    • Banyaknya gas atau udara yang masuk saat bayi menyusu atau saat menangis
    • Bayi kurang disendawakan
    • Efek dari saluran pencernaan bayi yang masih belum bekerja secara sempurna
    • Efek makanan atau minuman yang dikonsumsi ibu yang masuk terserap kedalam asi.

    Kacang merupakan makanan yang menjadi salah satu protein nabati, namun terkadang konsumsi kacang - kacangan secara berlebihan dapat menyebabkan terjadinya penumpukan gas dilambung. Kebiasaan anda yang sering mengkonsumsi kacang kulit dapat menjadi salah satu faktor resiko terjadinya kembung pada bayi.

    Kemudian untuk suhu tubuh yang terasa panas saat bayi dipakaikan selimut, kondisi ini termasuk kedalam hal yang wajar. Justru memang bayi harus terjaga kehangatannya, jangan sampai merasa kedinginan. Yang terpenting adalah suhu tubuh bayi anda tidak demam, yang hanya dapat diketahui dengan cara pemeriksaan dengan menggunakan termometer bukan dengan sistem sentuh atau perabaan saja. Jadi jika memang anda merasa saat disentuh suhu bayi terasa meningkat, yang harus langsung dilakukan adalah memastikan suhu tubuh bayi dengan menggunakan termometer.

    Jika buah hati anda memang menderita demam, atau terjadi gangguan saluran pencernaan lainnya, sebaiknya segera periksakan kondisi kesehatannya ke dokter atau dokter spesialis anak agar dapar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, sehingga bayi pun bisa mendapat penanganan yang tepat.

    Semoga bermanfaat :')

     - dr. Lia N. Amalina