Tanya Dokter

  • Perut terasa tidak nyaman saat menstruasi

  • Hai dok. Umur saya 16th. Bulan ini sebelum saya menstruasi perut saya terasa begah dah bergejolak. Menstruasi bulan ini sempat telat 2-3 hari. Setelah itu saya menstruasi namun sampai sekarang setelah menstruasi saya selesai rasa begah, bergejolak, ditambah sering bersendawa, uluh hati sakit,susah bab dan perut bunyi seperti orang kelaparan. Kira kira itu gejala apa ya dok? Apakah maag? Lalu bagaimana cara mengatasinya dok. Terimakasih.

    Nyeri haid atau dismenorea adalah kram otot yang dirasakan pada perut bagian bawah yang muncul sebelum atau ketika mengalami menstruasi. Nyeri yang dirasakan terkadang bisa cukup parah dan menyebar hingga ke punggung dan paha bahkan disertai keluhan lain seperti pusing, perubahan nafsu makan serta mood sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Pada usia remaja, sering kali siklus haid berlum benar-benar teratur, dapat memanjang maupun memendek. Pada sebagian populasi, siklus ini tidak pernah benar-benar teratur namun normalnya berkisar antara setiap 21-35 hari.

    Penyebab nyeri hadi adalah kontraksi pada dinding otot rahim yang menyebabkan penekanan pembuluh darah di sekitarnya. Akibatnya, pasokan oksigen ke dalam rahim terhambat dan memicu munculnya rasa nyeri di bagian bawah perut.

    Keluhan-keluhan seperti  yang Anda alami juga dapat disebabkan oleh masalah dispepsia/maag. Keluhan ini biasanya berhubungan dengan adanya pemicu iritasi apda saluran pencernaan atas yaitu lambung dan usus 12 jari. 

    Nyeri haid pada umumnya dapat ditangani sendiri di rumah tanpa memerlukan bantuan dokter. Obat-obatan penghilang rasa sakit seperti paracetamol ataupun Obat Anti Inflamasi Non-steroid (OAINS) dapat dikonsumsi untuk membantu meredakan gejala yang muncul. Selain itu, ada berbagai jenis obat yang bisa dibeli bebas di apotek untuk mengatasinya.

    Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu mengurangi rasa sakit. Cara ini hanya berfungsi untuk meredakan nyeri haid, bukan untuk menyembuhkan sepenuhnya.

    • Berolahraga secara teratur. Melakukan aktivitas sederhana, tapi tidak terlalu memaksakan diri bisa membantu mengurangi nyeri haid yang terjadi. Kegiatan seperti berenang, berjalan, atau bersepeda bisa dilakukan, meski dalam tingkatan rendah.
    • Panas. Botol berisi air hangat yang dikompreskan ke daerah perut yang sakit bisa membantu mengurangi rasa sakit.
    • Mandi air hangat. Cari ini bisa mengurangi rasa nyeri dan juga membuat kita merasa santai.
    • Menghindari merokok dan mengonsumsi minuman keras. Kegiatan ini dianggap bisa meningkatkan risiko Anda mengalami nyeri haid.
    • Kegiatan relaksasi. Pijatan kecil di sekitar perut bisa membantu meredakan rasa nyeri yang muncul. Selain itu, Anda bisa mencoba kegiatan seperti yoga dan pilates untuk membantu mengalihkan perhatian dari rasa sakit.
    • Terapi TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation). Terapi ini dilakukan dengan menggunakan perangkat elektronik dengan arus listik ringan. Gunakan alat ini di perut bagian bawah untuk meredakan rasa nyeri.
    • Suplemen makanan. Menurut studi, vitamin E, asam lemak omega 3, vitamin B1, vitamin B6, dan magnesium bisa meredakan nyeri haid.

    Bila  keluhan tidak mereda denagn penanganan sendiri,  pertimbangkan untuk berkonsultasi kepada dokter untuk mencari penyebab lain yang mendasari serta terapi yang lebih lanjut.

    Sekian, semoga bermanfaat

    Dr. Siti Rahmayanti