Tanya Dokter

  • Peluang terjadinya kehamilan setelah lepas kontrasepsi

  •  Irma yulita
    Anggota
    Selamat siang dokter .. Saya irma,saya seorg ibu rumah tangga dgn 1 org anak dr pernikahan saya yg sebelumnya.. Saya baru saja menikah lagi dgn seorg laki-laki sekitar 2 bulan lebih,dan saya ingin memiliki momongan lagi dok.. Slama ini saya konsumsi pil kb merk microgynon utk menunda kehamilan,tp tiba2 suami saya menganjurkan saya utk stop minum pil kb tsb agar saya bisa hamil.. Saya haid kmaren tgl 30 oktober s/d 3 november krna memang siklus haid saya cuma 5 hari saja dok , dan saya stop minum pil kb pd tgl 13 november dan saya berhubungan intim pd tgl 14 oktober sebanyak 1 kali.. Yg saya tanyakn apakah peluang saya utk hamil akan tinggi atau tdk dok ?? Trimakasih .. Mohon dijawab yaa dokter 😊

    Hai,

    Peluang kehamilan pasangan normal adalah setinggi 80-85% dalam 1 tahun (dengan frekuensi hubungan badan yang rutin, sekitar 2-3 kali seminggu, tanpa kontrasepsi). Pil KB merupakan salah satu jenis metode kontrasepsi yang memiliki keuntungan berupa kembalinya masa kesuburan yang cepat, yi. kesuburan dapat kembali segera setelah pemakaian pil dihentikan. Hal ini berbeda dengan KB suntik yang pemakainya sering mengalami keterlambatan kembalinya kesuburan (bisa sampai 2-3 bulan setelah KB dihentikan).

    Peluang kehamilan akan lebih tinggi lagi jika hubungan badan dilakukan pada masa subur. Masa subur adalah suatu periode waktu menjelang terjadinya pelepasan sel telur (ovulasi). Ovulasi normal terjadi sekitar 14 hari sebelum menstruasinya datang. Masa subur diperkirakan terjadi 3 hari menjelang dan 3 hari sesudah masa ovulasi. Jadi, perkiraan waktu ovulasi pada mereka yang memiliki siklus haid 30 hari secara teratur adalah sekitar hari ke-16 dan masa suburnya adalah sekitar hari ke-13 sampai hari ke-19 terhitung sejak hari pertama haid.

    Mereka yang memiliki siklus haid tidak teratur sulit ditentukan masa suburnya; lagipula, siklus haid yang tidak teratur sedikit banyak berkaitan juga dengan gangguan kesuburan. Jika terdapat gangguan siklus haid, sebaiknya konsultasikan dulu ke Dokter / Spesialis Kandungan (Sp. OG) untuk ditentukan dulu sebabnya dengan demikian program kehamilan bisa dioptimalkan. Mungkin diperlukan pemeriksaan darah dan USG dalam pemeriksaan penunjangnya.

    Baca juga artikel tentang merencanakan kehamilan.

    Sekian, semoga bermanfaat.

    dr. Radius Kusuma