Tanya Dokter

  • Solusi atasi pilek pada bayi disertai napas berbunyi

  •  SH Ryssha
    Anggota
    Dok.. anak saya baru umur 2minggu dan terkena pilek dari sang kakak, kalau tidur di hidungnya ada suara grok2. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Bolehkah sang bayo hidungnya disedot untuk mengeluarkan lendir ingusnya dan bolehkah bayi saya di uap?

    Ryssha yang baik,

    bunyi grok-grok pada bayi seringkali dijumpai oleh kebanyakan orang tua dan menjadi salah satu pertimbangan memeriksakan bayi ke layanan kesehatan. Saluran napas bayi sebagaimana halnya pada dewasa, terlapisi oleh selaput mukosa yang memproduksi lendir sepanjang waktu untuk menangkap debu dan kotoran yang terhirup agar tidak masuk ke dalam paru. Lendir ini secara bertahap kemudian akan disapukan oleh rambut-rambut halus pada hidung menuju ke saluran pencernaan agar tertelan dan terbuang melalui saluran cerna. Lendir ini juga bisa disingkirkan dari tubuh dengan proses batuk apabila reflek batuk terangsang. Namun demikian perlu diketahui bahwa pada anak kecil, fungsi silia ini seringkali belum maksimal sehingga yang terjadi ialah lendir tersebut menumpuk pada saluran pernapasan dan menimbulkan bunyi grok-grok ketika terlewati oleh udara saat si kecil bernapas. Bunyi akan semakin jelas bila ada faktor yang memperkuat produksi lendir misalnya faktor alergi udara sekitar atau suhu ruangan yang terlalu dingin yang memicu alergi. Dengan demikian cobalah mencari tahu pada apakah bayi mengalami alergi, sesuaikan pula suhu ruangan agar tak terlalu dingin bagi bayi. Anda juga dapat membantu menyedor lendir di hidung agar lendir tidak bertumpuk, atau lebih baik lagi melakukan cuci hidung dengan larutan salin. Uap selama berisikan larutan salin saja umumnya tidak masalah asalkan tidak dicampurkan dengan obat-obat tertentu tanpa sepemeriksaan dokter. Lebih jauh mengenai kondisi ini dapat Anda periksakan pada dokter anak Anda. Berikut kami lampirkan artikel dari Ikatan Dokter Anak Indonesia mengenai bunyi grok-grok pada bayi. Semoga bermanfaat.

     

    dr. N. K. Arief