Tanya Dokter

  • Penyebab pingsan dan mimisan

  • Dok, saya mau tanya. Saya punya teman, ibunya baru saja meninggal. Dia mimisan dan juga pingsan. Apakah itu bisa dijarenakan shock?

    Hallo Selly Gana Maharani

    Terimakasih atas pertanyaan anda

    Mimisan merupakan perdarahan yang terjadi dari salah satu atau kedua lubang hidung dengan durasi yang berbeda-beda, bsa terjadi beberapa detik atau ada yang bisa berlangsung lama. Mimisan bisa terjadi karena kerusakan pembuluh darah dalam rongga hidung sehingga darah bisa mengalir cukup lama. Berdasarkan lokasi pendarahan yang terjadi, mimisan terbagi dalam dua jenis, yaitu anterior atau bagian depan dan posterior atau bagian belakang. Dimana sebagian besar kasus lebih sering diakibatkan karena perdarahan anterior (bagian depan hidung). Sedangkan pada mimisan jenis posterior, pendarahan berasal dari pembuluh darah yang terletak di bagian belakang hidung (di antara langit-langit mulut dan rongga hidung). Mimisan pada daerah belakang hidung ini cenderung lebih serius dengan volume pendarahan yang lebih banyak. Mimisan dapat dipicu oleh beberapa hal, seperti:

    • Proses buang ingus yang terlalu kencang.
    • Tidak sengaja melukai dinding hidung saat mengorek hidung.
    • Udara yang kering dan dingin. Lapisan dalam hidung yang kering menjadikannya lebih rentan terluka dan terinfeksi.
    • Bentuk hidung yang bengkok, misalnya karena keturunan atau cedera.
    • Sinusitis akut atau kronis.
    • Penggunaan obat-obatan tertentu, misalnya aspirin, antikoagulan, atau obat pelega pernapasan yang berlebihan.
    • Iritasi akibat senyawa kimia, misalnya amonia.
    • Cedera hidung.
    • Penggunaan obat-obatan terlarang, seperti menghirup kokain.
    • Operasi hidung.
    • Tumor pada rongga hidung.
    • Kelainan pada kemampuan pembekuan darah, misalnya hemofilia.
    • Konsumsi alkohol.
    • Serta penyebab lainnya.

    Berdasarkan penelitian, kasus dimana terjadi mimisan ketika syok atau stres jarang terjadi. Mungkin saja yang terjadi pada teman anda adalah mimisan setelah hidung terbentur karena pingsan atau sebelumnya sudah ada kondisi yang menyebabkan teman anda mengalami mimisan. Pada saat terjadi mimisan anda dapat menyumbat hidung teman anda dengan kapas atau tisu yang telah dipilin terlebih dahulu. Jika mimisan terjadi pada kedua hidung, maka sumbat kedua lubang hidung teman anda dan cobalah bernapas melalui mulut. Kemudian sedikit tengadahkan kepala teman anda untuk mengurangi mimisan. Jika mimisan tidak berhenti juga setelah sekitar 30 menit, maka sebaiknya anda memeriksakan teman ke tempat layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan.

    Pingsan sendiri adalah kondisi hilangnya kesadaran sementara yang terjadi secara tiba-tiba dan sering menyebabkan orang terjatuh. Pingsan bisa terjadi saat tekanan darah mendadak turun sehingga aliran darah ke otak berkurang dan otak kekurangan oksigen. Penurunan aliran darah ini biasanya akan diseimbangkan oleh tubuh secara otomatis. Tetapi jika proses penyesuaian tersebut memakan waktu terlalu lama, seseorang dapat mengalami pingsan. Penyebab di balik penurunan aliran darah ke otak bisa beragam. Beberapa di antaranya meliputi:

    • Malfungsi yang bersifat sementara pada sistem saraf otonom, yaitu sistem saraf yang berfungsi otomatis, misalnya untuk mengatur detak jantung dan tekanan darah. Malfungsi pada sistem saraf ini merupakan penyebab di balik sebagian besar kasus pingsan. Gangguan fungsi tersebut dapat dipicu oleh stres, rasa sakit yang terjadi tiba-tiba, berdiri terlalu lama, tertawa, atau bahkan bersin.
    • Tekanan darah yang mendadak turun, misalnya karena terlalu cepat berdiri dari posisi duduk atau tidur, diabetesdehidrasi, gangguan saraf, atau karena obat-obatan, misalnya obat antihipertensi dan antikejang.
    • Gangguan jantung. Kondisi ini bisa mengganggu kelancaran aliran darah ke otak.
    • Kejang, terutama reflex anoxic seizure. Jenis kejang ini lebih sering dialami oleh anak-anak, khususnya saat mereka menangis histeris.

    Jadi memang kondisi pingsan yang terjadi pada teman anda bisa disebabkan karena kondisi stres atau syok yang terjadi pada teman anda.

    Semoga jawaban ini membantu.

     

    dr. Aldy Valentino