Tanya Dokter

  • jantung sering terasa terisis

  •  Nursari Fitri
    Anggota

    Knp ya dok jntungku tu ska trasa teriris pdhl gk mlkukn aktftas apa2.. Dan kdang2 ska sesak nafas..

    Hello, Nyeri yang dirasakan karena serangan jantung biasa dirasakan seperti :

    1. Rasa berat di dada tanpa bias menunjukkan secara tepat posisi atau letak nyerinya
    2. Sesak nafas
    3. Rasa nyeri yang menjalar ke leher, belakang, ulu hati, lengan kiri
    4. Rasa nyeri bersifat tumpul
    5. Jantung berdebar-debar
    6. Rasa penuh di dada
    7. dan lainnya.
    Berikut adalah laman yang membahas mengenai serangan jantung : http://www.alodokter.com/serangan-jantung Jantung merupakan organ yang berada di dalam rongga dada di bagian tengah hingga ke bagian sebelah kiri rongga dada. Di sekitar organ jantung terdapat banyak organ lain antara lain paru-paru, kerongkongan, tenggorokan, lambung, hati, kandung empedu, dan lainnya. Rasa nyeri teriris yang Anda rasakan dapat berasal dari jantung atau berasal dari organ yang memiliki letak dekat dengan jantung. Beberapa kemungkinan kondisi atau penyakit yang dapat memberikan rasa nyeri tajam atau teriris dekat dengan jantung antara lain :
    1. Penyakit asam lambung atau gastro-esofago reflux disease (http://www.alodokter.com/penyakit-asam-lambung/)
    2. Gastritis (http://www.alodokter.com/gastritis)
    3. Hernia hiatus (http://www.alodokter.com/hernia/)
    4. Pleuritis
    5. Hepatitis
    6. Cholecistitis (http://www.alodokter.com/batu-empedu/)
    7. Neuritis
    8. Mialgia
    9. dan lainnya
    Untuk lebih jelasnya, Anda dapat mengunjungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan yang berguna untuk mendeteksi penyebab nyeri yang Anda rasakan. Pemeriksaan yang mungkin akan dianjurkan oleh dokter terkait dengan keluhan yang Anda rasakan adalah pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang lab darah, EKG (rekam jantung), foto rontgen, dan lainnya tergantung kebutuhan. Konsultasikan hasil pemeriksaan yang didapat dengan dokter yang memeriksa Anda untuk mendapatkan penjelasan mengenai pengobatan, pencegahan dan prognosa penyakitnya. Semoga dapat membantu. Salam, dr Henry Andrean