Tanya Dokter

  • Penyebab nyeri dada, sesak napas, pada kehamilan 6 minggu

  •  Feby Jose
    Anggota
    Siang dok, saya menikah tgl 20 juli 2017. tgl 13 oktober 2017 saya dibawa keluarga ke ugd rs terdekat dengan rumah, keluhannya sakit di perut bawah nyeri bahu dan dada, sakit di perut. mual dan pusing sekali, susah berdiri. karna sudah di injeksi 5 macam obat sakit tidak berkurang, dokter ugd menyarankan untuk di rawat. saya di rawat oleh dokter penyakit dalam, sudah dilakukan usg abdomen dengan hasil normal. sakit hilang dan saya pulang tanggal 16 oktober 2017. dengan diagnosa pulang PID. tanggal 17 oktober 2017 saya iseng test pack dan positif. karna ada obat post rawat yang masih saya konsumsi, saya lanjut ke dr kandungan untuk menanyakan apa baik di konsumsi saat hamil atau tidak. tapi ternyata dokter kandungan menginfokan saya hamil di luar kandungan. dan sudah pecah sampai ke perut atas. tgl 19 oktober 2017, saya di OP KET di rumah sakit yang berbeda, disana saya di usg ulang dan diketahui bahwa usia kehamilan sudah 6 minggu dan sekarang sudah menjalani perawatan di rumah. yang ingin saya tanyakan, sekarang saya rasakan sakit hilang timbul di dada, agak sesak saat bernafas, hampir sama saat keluhan ke ugd lalu. cuma tidak begitu sakit. sudah 2 hari sesaknya. mohon penjelasan dokter. apa yang harus saya lakukan. terima kasih.

    Hai Feby,

    Berdasarkan keterangan Anda di atas, Anda telah melakukan operasi akibat Kehamilan di luar kandungan pada 19 Oktober. Berarti saat ini Anda sedang tidak hamil lagi, tetapi masih memiliki gejala nyeri di dada dan agak sesak bernafas. Hal ini dapat diakibatkan oleh:

    • Radang panggul / PID yang masih ada
    • Penyakit asam lambung
    • Gastritis
    • Gangguan pada saluran empedu

    Anda sebaiknya memeriksakan hal ini lebih lanjut ke dokter, untuk dapat diketahui tindakan apa selanjutnya yang perlu dilakukan, atau apakah ada tanda tanda bahaya yang memerlukan penanganan segera.

    Saran kami, untuk sementara:

    • Beristirahatlah lebih banyak
    • Makan dengan teratur, makanlah makanan sehat
    • Hindari berbaring setelah makan
    • Makanlah dalam porsi tidak terlalu banyak, tetapi lebih sering dari biasanya
    • Hindari jenis makanan yang keras, pedas dan asam
    • Perhatikan apakah Anda mengalmi keputihan, sampaikan ke dokter Anda jika ada.
    • Jaga kebersihan organ intim Anda
    • Lakukan kontrol secara teratur

    Demikian, semoga bermanfaat