Tanya Dokter

  • pusing hebat sampai susah melihat

  •  Aisha Icut
    Anggota

    Malam dok.. Saya mau tanya saya sering sekali mengalami pusing hebat bahkan sampai susah untuk melihat karna saking sakit'y terkadang mata pun ikut sakit.. Itu bagaimana cara pemulihan dan apa saya mengidap penyakit...?

    Dear Aisha, Nyeri kepala yang sering terjadi atau kronik terjadi 15 hari atau lebih sebulan, selama sekurang-kurangnya 3 bulan. Nyeri kepala harian kronik primer tidak disebabkan oleh kondisi lain. Ada nyeri kepala harian kronik yang cepat hilang dan lama hilang. Nyeri kepala yang lama hilang terjadi lebih dari 4 jam, meliputi:

    • Migrain kronikterjadi 8 hari atau lebih sebulan sekurang-kurangnya 3 bulan dengan ciri:
      • mempengaruhi satu atau dua sisi kepala
      • berdenyut
      • menyebabkan nyeri sedang atau hebat
      • diperberat dengan aktivitas fisik rutin
      • mual, muntah atau keduanya / sensitivitas terhadap cahaya atau suara
    • Nyeri kepala tipe tension kronik
      • mempengaruhi kedua sisi kepala
      • nyeri ringan sampai sedang
      • nyeri seperti ditekan, tidak berdenyut
      • tidak diperberat dengan aktivitas fisik rutin
    • Nyeri kepala persisten harian yang barudatang tiba-tiba tanpa riwayat nyeri kepala sebelumnya. Menjadi konstan dalam tiga hari. Mempunyai ciri sekurang-kurangnya dua dari gejala berikut:
      • biasanya mempengaruhi kedua sisi kepala
      • menyebabkan nyeri seperti ditekan, tidak berdenyut
      • menyebabkan nyeri ringan sampai sedang
      • tidak diperparah dengan aktivitas fisik rutin
    • Hemikrania kontinua
      • mempengaruhi hanya satu sisi kepala
      • setiap hari dan terus berlanjut tanpa periode bebas nyeri
      • menyebabkan nyeri sedang-berat seperti tertusuk
      • berespon terhadap obat Indometasin
      • kadang-kadang menjadi berat dengan gejala mirip migrain
      • sebagai tambahan, dihubungkan dengan sekurang-kurangnya satu dari gejala berikut:
        • air mata atau mata kemerahan pada sisi yang terkena
        • hidung tersumbat atau hidung berair
        • kelopak mata yang turun atau pupil mata yang menyempit
        • sensasi kegelisahan
    Segera konsultasikan dengan dokter saraf jika:
    • Anda mengalami dua atau lebih nyeri kepala dalam seminggu
    • Anda meminum obat anti nyeri hampir setiap hari
    • Anda membutuhkan lebih dari dosis rekomendasi obat anti nyeri yang dijual bebas
    • perubahan pola nyeri kepala yang memburuk
    • nyeri terjadi mendadak dan berat
    • disertai demam, kaku leher, kebingungan, penglihatan ganda, kelelahan, baal atau kesulitan berbicara
    • nyeri kepala memburuk meski sudah cukup istirahat dan minum obat
    Dokter Anda akan menanyakan riwayat keluhan Anda, melakukan pemeriksaan fisik, juga pemeriksaan penunjang yang mungkin dilakukan seperti CT scan dan MRI, untuk mencari penyakit yang mendasari untuk mencari diagnosis yang tepat dan terapi yang tepat pula. Nyeri kepala yang non-primer dapat disebabkan oleh:
    • peradangan atau masalah lain dengan pembuluh daerah di dalam dan sekitar otak termasuk stroke
    • infeksi seperti meningitis
    • tekanan intra kranial yang terlalu tinggi atau rendah
    • tumor otak
    • trauma otak
    Berikut adalah faktor risiko nyeri kepala yang sering:
    • jenis kelamin perempuan
    • kecemasan
    • depresi
    • gangguan tidur
    • kegemukan
    • mendengkur
    • kelebihan kafein
    • penyalahgunaan obat nyeri kepala
    • kondisi nyeri kronik yang lain
    Komplikasi nyeri kronik harian adalah depresi, kecemasan, gangguan tidur, kondisi fisik dan psikologis lainnya.   Demikian penjelasan saya. Semoga bermanfaat. Salam, dr. Rony Wijaya