Tanya Dokter

  • Tiba-tiba pusing dan pingsan

  •  Widhia Thog
    Anggota

    Assalamualaikum dok, saya mau tanya sejak dibangku smk sampai sekarang saya masih mengalami pusing. Pusing secara tiba-tiba langsung pingsan, kenjang, dara langsung rendah. Itu penyakit apa ya dok. Terimakasih

    Waalaikumsalam, Sakit kepala, pusing atau nyeri kepala dapat disebabkan oleh berbagai hal, yang berasal dari sebab primer ataupun sekunder. Nyeri kepala primer, gangguannya ada di kepala itu sendiri, terdiri atas:

    • Tension Type Headache, sifat nyeri seperti tertarik, terikat
    • Cluster Headache, nyeri biasanya timbul di sekitar mata dan wajah
    • Migrain, sifat nyeri kepala pada sebelah sisi.
    Sakit kepala atau pusing sekunder, yang disebabkan selain dari proses primer, dapat disebabkan oleh berbagai penyebab berikut, antara lain:
    • Hipertensi
    • Infeksi
    • Cedera kepala
    • Anemia
    Pingsan adalah berkurangnya kekuatan tubuh disertai ancaman hilangnya kesadaran. Sedangkan sinkop adalah keadaan dimana terdapat kelemahan menyeluruh pada otot-otot tubuh sehingga tidak mampu mempertahankan sikap tegak dan disertai hilangnya kesadaran. Secara umum pingsan dan sinkop terjadi akibat kurangnya oksigenasi ke bagian otak yang berfungsi untuk mempertahankan kesadaran. Penyebab sinkop dan pingsan secara garis besar dibagi menjadi penyebab dari jantung dan selain jantung. Penyebab dari jantung adalah seperti berikut: Sinkop vasovagal adalah sinkop yang paling sering terdapat pada orang normal. Sinkop vasovagal biasanya timbul apabila seseorang berada dalam keadaan yang menegangkan atau tidak menyenangkan. Penyebab sinkop dan pingsan selain dari jantung adalah sebagai berikut:
    • Saraf, misalnya histeris, vertigo, atau migrain
    • Kelainan metabolik seperti kadar gula darah terlalu rendah
    • Penyebab lainnya seperti anemia, dehidrasi, pengobatan dengan obat tertentu
    • Penyebab lain yang belum diketahui
    Untuk menyingkirkan gangguan jantung, ada baiknya jika dilakukan pemeriksaan fisik yang mendasar, ditambah dengan pemeriksaan rekam jantung (elektrokardiografi). Adanya kelainan irama dapat diketahui dengan membaca hasil elektrokardiografi. Jika Anda masih mengalami keluhan tersebut secara berulang, sebaiknya Anda menemui dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang yang diperlukan, serta merujuk ke dokter spesialis yang berkompeten dalam mengatasi masalah tersebut. Semoga membantu, dr. Agatha