Tanya Dokter

  • Pusing setelah makan

  •  Yenda Ilmi
    Anggota

    Dok maaf saya ingin bertanya saya selalu pusing setelah makan. Maaf dok saya akan menceritakan awal mula penyakit saya. Saya mengalami mengalami pusing ketika minum obat. Ketika cek k dokter saya mngalami hipertensi. Saran dokter untuk mengurangi makanan berminyak dan msg. Saya mengurangi bahkan tidak mengosumsi makanan yang bermsg dan berminyak. Tapi tetap saja pusing . Dokter menyarankan untuk cek darah. Ternyata ldl 120 dan hdl 39. Saya langsung diet dan olahraga. Tapi pusing tetap saja ada ketika makan makanan berminyak. Saya sudah pergi ke beberapa dokter tapi tetap saja. Yang terakhir saya periksa dan melakukan tes darah. Hdl menjadi 60 dan ldl 70 . Gula darah kurang dari rujukan dokter. Saya merasa telah normal . Namun ketika makan d restoran saya langsung pusing . Apa kah saya harus masak seumur hidup saya dok ? Ketika makan kepala sakit . Selalu ganggu penglihatan dan hidung seperti ada yang nempel gtu dok. Mohon penjelasanya dok trimakasih banyak sebelumnya

    Hai, Jika keluhan pusing/sakit kepala hanya muncul setelah makan, maka kemungkinan penyebabnya memang berhubungan dengan makanan yang dikonsumsi. Makanan berikut dapat memicu timbulnya sakit kepala:

    • Makanan yang mengandung MSG (monosodium glutamat)
    • Makanan yang mengandung tiramin seperti keju, daging olahan, makanan kaleng, coklat, kismis, kacang-kacangan dan sebagainya
    • Minuman yang mengandung kafein (kopi, teh, soda)
    • Zat aditif makanan (pengawet, pewarna makanan, dll)
    • Makanan/minuman yang terlalu dingin (misalnya es krim)
    • dan sebagainya
    Selain itu kebiasaan makan yang salah juga dapat memicu terjadinya sakit kepala, misalnya sering terlambat makan. Pada kondisi tersebut dapat terjadi hipoglikemia (kadar gula dalam darah menurun) yang dapat menimbulkan sakit kepala. Selain itu dehidrasi (kekurangan cairan) juga dapat memperparah sakit kepala. Oleh karena itu biasakan diri untuk minum 8-10 gelas air sehari untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Cukup tidur, berolahraga secara teratur, dan menghindari stres akan dapat membantu mengurangi timbulnya sakit kepala. Namun demikian, sakit kepala dapat pula diakibatkan oleh penyebab lainnya seperti: Jika keluhan terus berlanjut sebaiknya Anda kembali berkonsultasi dengan dokter yang merawat. Jika diperlukan dokter akan menganjurkan pemeriksaan penunjang (X-Ray, CT Scan, dan sebagainya) untuk menelusuri kemungkinan adanya penyebab lain yang mendasari. Penanganan yang tepat akan dapat diberikan sesuai dengan kondisi. Baca laman artikel berikut ini: Sakit kepala Makanan penyebab sakit kepala Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani Sukiman