Tanya Dokter

  • Resiko Terlular Hepatitis B dan Vaksin HBV

  •  Surya_Wijaya
    Anggota

    Dok, kemarin tgl 27-Nov-2016 saat potong rambut terkena clipper saya rasa tidak berdarah dan setelah selesai saya bilas air hanya perih sedikit. Tetapi saya khawatir terlutar Hepatitis B karena saya belum vaksin dan saya baca Hepatitis B mudah menular.

    1. Berapa % resiko tertular hepatitis B jika alat sebelumnya pernah digunakan oleh penderita hepatitis B dan mengalami hal yang sama ?

    2. Saya ingin vaksin HBV, apakah perlu melakukan test Hepatitis B ?

    3. Jika perlu, agar hasil akurat berapa hari dari pasca kecurigaan dan detail test apa saja yang harus diambil ?

    Misal : (Anti-HBs, HBsAg , dll)

    Mohon dibantu jawab ya Dok, agar saya bisa segera ambil tindakan.

    Terima kasih banyak Dok. :)

    Halo Surya, 

    Virus hepatitis B atau HBV merupakan virus penyebab radang hati yang sangat mudah menular, bahkan lebih mudar ditularkan dibandingkan HIV. Penularan bisa terjadi melalui kontak darah atau cairan tubuh lain, seperti sperma, lendir vagina, ataupun lendir dinding anus, terutama melalui kulit ataupun jaringan lunak yang tidak intak/utuh, misalnya hidung, mulut, ataupun mata. Di samping itu, HBV juga bisa ditularkan dari ibu hamil ke bayinya, baik selama kehamilan ataupun melalui proses persalinan.

    Terkait pertanyaan Anda :

    1.) Tidak bisa dipersentasekan secara pasti seberapa besar penularan virus ini akan terjadi. Hal ini tergantung dari viral load (jumlah virus) penderita, keberadaan luka di kulit (baik pada penderita ataupun orang sehat), serta imunitas orang sehat itu sendiri.

    2.) Semuai orang dewasa dari segala umur dianjurkan mendapatkan vaksin hepatitis B. Sebelum melakukan vaksinasi, terlebih dahulu Anda direkomendasikan menjalani pemeriksaan laboratorium untuk memastikan status infeksi melalui parameter HBsAg dan imunitas Anda melalui parameter anti-HBsAg. Vaksinasi hepatitis B tidak direkomendasikan bila :

    - HBsAg (+), artinya Anda telah terinfeksi oleh hepatitis B

    - Anti-HBsAg (+), artinya Anda telah memiliki imunitas terhadap HBV

    Anda bisa mendiskusikan permasalahan ini sekaligus mengonsultasikan hasilnya dengan dokter yang ada di laboratorium.

    3.) Bila Anda curiga telah terinfeksi hepatitis B, misalnya setelah melakukan hubungan seksual dengan orang yang tidak diketahui riwayat seksualnya ataupun berbagi jarum suntik/ tindik/ tato, maka dianjurkan melakukan tes HbsAg 1 bulan semenjak pajanan. Bila hasil negatif, ulangi lagi tes pada bulan ketiga. Hal ini mengingat HBV memiliki masa jendela, di mana sebenarnya telah menginfeksi namun tidak terdeteksi melalui pemeriksaan darah.

    Silahkan baca artikel tentang hepatitis B

    Demikian yang bisa saya sampaikan, semoga menambah wawasan ya

    dr.LIli