Tanya Dokter

  • Retensi urin kronis

  • Dokter saya mau tanya apakah penyakit saya ini termasuk retensi urin kronis? jd ketika saya kencing tidak keluar semua masih ada sebagian yang tersisa di kandung kemih..air kencing yang tersisa tersebut akan keluar setengah jam kemudian...sehingga menjadikan saya beser Saat kencing tidak terasa sakit dan tidak terasa terbakar saya sudah melakukan test uroflow Dan hasilnya

    Maximum flow 20.5 ml/s 3% Average flow 6.6 ml/s -52% Voiding time 43.6 sec -133 % Flow time 39.0 sec Time to peak flow 7.8 sec 11 % Voided Volum 258.0 ml Flow at 2 seconds 9.7 ml/s Acceleration 2.5 ml/s/s

    Residual Volume : 44 Ml

    Yang mau saya tanyakan berdasarkan hasil uroflow apakah penyakit saya ini termasuk retensi urin kronik bukan? dan apakah bisa sembuh total Obat apa yang bisa menyembuhkan total? Dan tahapan apa saja supaya saya bisa sembuh Tolong dok saya pingin sembuh Sakit yang saya serita sudah sebulan lebih Dan sudah datang ke dokter ahli urologi tp tidak ada hasil...

    Halo, Retensi urin atau secara medis disebut ischuria adalah suatu keadaan dimana kandung kemih tidak bisa mengeluarkan urin hingga kosong. Istilah akut dan kronik hanya menunjukkan waktu, akut artinya keadaan baru saja terjadi sedangkan kronik artinya sudah lama terjadi. Pembacaan uroflow adalah suatu ilmu spesialistik yang perlu dikonsultasikan kepada dokter yang menyarankannya dalam hal ini kemungkinan oleh dokter spesialis urologi. Dari gejala yang Anda sebutkan kemungkinan kondisi tersebut merupakan tanda retensi urin, pemeriksaan uroflow bukan dimaksud untuk mengkonfirmasi hal tersebut, melainkan mencara penyebab mengapa terjadi retensi urin pada diri Anda. Retensi urin dapat sembuh bila kita mengetahui penyebab terjadinya kondisi tersebut. Secara garis besar retensi urin dapat terjadi karena adanya obstruksi, kelaianan saraf, atau melemahnya otot kandung kemih Anda. Hal ini bisa disebabkan hal-hal berikut, diantaranya:

    • obstruksi: pembesaran prostat pada pria, striktur saluran kencing, batu pada saluran kencing, posisi kandung kemih yang berubah (sering terjadi pada wanita), tumor
    • kelainan saraf: cedera pada otak atau saraf tulang belakang, diabetes, stroke, multiple sclerosis
    • otot kandung kemih yang melemah biasanya terjadi akibat penuaan
    Dalam hal ini tahapan untuk kesembuhan adalah pertama mencari penyakit utama yang menyebabkan gejala retensi urin. Konsultasikanlah hasil pemeriksaan Anda ke dokter spesialis urologi untuk penanganan lebih lanjut. Semoga membantu, terimakasih

    Jd pemeriksaan saya di sana di sebutkan kalau saya terkena retensi urin