Tanya Dokter

  • Obat yang efektif untuk artritis reumatoid

  • Selamat siang dokter.. Apa obat yang cocok untuk penyakit Rheumatid Arthritis dok?

    Dini Juliani Parinduri  dr. Rico N
    Dokter

    Halo Dini, Rheumatoid arthritis (RA) merupakan suatu penyakit rematik (peradangan sendi dan jaringan penunjang sendi) yang  kronis, sistemik, dan penyebabnya belum diketahui sepenuhnya. Akan tetapi diketahui bersifat autoimun / sistem kekebalan tubuh si penderita itu sendiri yang merusak sendi dan jaringan sekitarnya. Wanita lebih sering 9x lipat menderita penyakit ini dibanding laki-laki. Penanganan kondisi ini tidaklah sederhana, sebaiknya dilakukan dengan pengawasan / saran dari seorang ahli penyakit dalam, dan pada kasus yang sulit ahli penyakit dalam konsultan reumatologi. Pada dasarnya belum ada obat yang dapat menyembuhkan sepenuhnya penyakit ini, penanganan bertujuan untuk meredakan gejala, memperbaiki kualitas hidup, dan beberapa golongan obat dapat memperlambat perburukan penyakit. Secara umum pennganannya meliputi :

    • Terapi non-obat dan non-bedah :
      • Kompres hangan atau dingin sesuai dengan kondisi. Jika sedang mengalami peradangan akut (bengkak, nyeri, merah, hangat) maka gunakan kompres dingin jika tidak gunakan kompres hangat
      • Penggunaan splint
      • rehabilitasi medik :latihan otot dan okupasional
      • dsb
    • Penggunaan analgetik : NSAID, opioid, opioid sintetik
    • Penggunaan kortikosteroid
    NSAID dan kortikosteroid memang dapat mengurangi dan meredakan gejala tetapi tidak akan mengubah perjalanan penyakit yang akan semakin memburuk dari waktu ke waktu
    • Penggunaan DMARD (disease modifying antirheumatic drugs) : MTX / metotreksat, siklosporin, sulfasalazine, hidroksiklorokuin, dsb
    • Penggunaan agen biologik : etanercept ,infliximab, dsb
    Pasien RA biasanya akan menggunakan obat-obatan tersebut untuk jangka panjang, maka dari itu, konsultasi dan kontrol rutin dnegan spesialis merupakan hal yang sangat penting untuk menentukan regimen terapi yang paling cocok dan menyesuaikan dnegan kondisi masing-masing pasien, dan tentunya untuk menghindari efek samping yang mungkin timbul. RA demikian yang dapat saya sampaikan ,semoga bermanfaat.