Tanya Dokter

  • bahaya rokok elektrik

  •  Widi Willi
    Anggota

    Mlm dok saya mau nanya.rokok biasa sama rokok elektronik yng mana lbih bahaya???

    Halo, Rokok elektrik bekerja dengan mengubah nikotin cair menjadi uap. Uap yang dihasilkan dipercaya untuk mengurangi keinginan merokok karena hanya mengandung nikotin dan tidak mengandung asap tembakau. Selain itu, menurut Craig Youngblood, presiden pembuat perusahaan InLife (produsen rokok elektrik), produknya aman daripada rokok tembakau dan bebas polusi serta tidak berbau. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa belum ada penelitian lebih lanjut mengenai efek samping penggunaan jangka panjang rokok elektrik. WHO menganjurkan untuk tidak menggunakan rokok elektrik di dalam ruangan karena produk ini dapat mengeluarkan racun seperti rokok biasa. Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia juga telah memperingatkan bahwa di dalam rokok elektrik terdapat nikotin cair, pelarut propilen glikol, dieter glikol dan gliserin yang dapat menghasilakn senyawa nitrosamine yang dapat mencetuskan kanker. Oleh karena itu, masih banyak terdapat pro dan kontra penggunaan rokok elektrik karena efek samping jangka panjangnya belum terbukti. Beberapa penelitian menemukan bahwa rokok elektrik dapat memicu meningkatkan resiko infeksi paru-paru, asma, stroke dan penyakit jantung. Tetap dianjurkan untuk tidak merokok dengan jenis apapun yang sudah pasti lebih sehat dan terbukti dapat meningkatkan kualitas kesehatan. Bila selama penggunaan rokok elektrik Anda merasakan gejala batuk yang tidak membaik, sesak napas, ataupun nyeri dada, segera konsultasi dan periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Semoga membantu, dr. Theresia