Tanya Dokter

  • Sakit pada tubuh sebelah kiri, pelupa, pendengaran menurun

  • Selamat Sore, Dok. Saya berusia 21 tahun. Pertengahan tahun ini saya merasakan beberapa keanehan pada diri saya seperti kepala saya bisa tiba-tiba sakit pada daerah sebelah kiri dan belakang. Lalu bagian sendi kaki kiri saya yang keseleo tahun lalu kini semakin sering sakit dan seperti menjalar bergantian dengan pergelangan kaki kanan saya. Tangan kiri saya juga mulai sakit mulai dari ibu jari lalu jari manis dan kelingking dan terkadang sulit digunakan bahkan sakit sekali saat menggenggam benda baik ringan maupun berat. Kemudian saya merasa dalam ingatan saya sedikit terganggu seperti menjadi pelupa, tidak dapat memahami perintah dan seperti blang/tidak fokus. Lalu perlahan pendengaran telinga kanan saya sedikit menurun dibandingkan telinga kiri saya. Pernah suatu hari saya seharian tidak dapat bergerak sama sekali karena kepala saya pusing dan sakit. Untuk frekuensi tidur mulai bertambah lama padahal tidak melakukan aktivitas yang sebelumnya berat. Pernah suatu malam pundak kiri saya sakit bahkan saya ingin memiringkan badan saya ke kanan sulit. Kadang juga mood saya bisa benar2 down seperti sedih, menyalahkan diri dan merasa tidak berguna. Dok.. Apa sakit yang saya derita atau ini bentuk kelelahan saja? Terima kasih.

    Halo Putri Dian Anggraeni terimakasih atas pertanyaannya

     

    Bila berdasarkan dengan yang anda sebut, gejala anda mungkin mengarah kepada suatu kelainan saraf. maka beberapa diagnosis banding yang bisa saya pikirkan:

    1. penyakit autoimun (dimana daya tahan tubuh menyerang tubuh anda) seperti lupus dan vaskulitis lainnya, multiple sclerosis, amyotrophic lateral sclerosis (ALS), 

    2. gangguan metabolik, seperti defisiensi vitamin, terutama vitamin B1, B12 atau vitamin E. penyakit thyroid.

    3. fibromyalgia

    4. infeksi, seperti infeksi parasit, virus, bakteri, jamur, atau prion (prion adalah protein yang dapat menginfeksi tubuh. beberapa contohnya adalah creutzfeld jacob disease dan kuru). 

    5. penyakit genetik.

    6. efek samping obat

    7. riwayat cedera kepala

    8. tumor

     

    Gejala yang anda alami sangat non-spesifik, membutuhkan informasi yang lebih jauh dari setiap gejala-gejala anda: kronologis dari gejala anda, frekuensi, durasi, pencetus, hal apa yang dapat mengurangi gejala tersebut. Kemudian penting pula bagi seorang dokter untuk mengetahui:

    riwayat bepergian, ada tidaknya demam, penurunan berat badan, perubahan nafsu makan, riwayat penyakit dahulu, obat-obatan yang diminum, riwayat alergi, gejala mual muntah, perubahan pola buang air besar dan air kecil, pekerjaan anda, riwayat rokok, alkohol, seks, dan penggunaan obat-obatan terlarang.

     

    melalui informasi-informasi di atas, ditambah dengan pemeriksaan fisik yang lengkap dan penunjang, barulah memungkinkan untuk mendapatkan diagnosis.

     

    Adapun pemeriksaan penunjang yang mungkin untuk dilakukan (tergantung dari hasil wawancara dan pemeriksaan fisik):

    1. pemeriksaan darah lengkap dan laju endap darah. pemeriksaan ini dapat membantu sebagai pemeriksaan awal untuk melihat apakah terdapat infeksi. Hitung jenis leukosit dapat membantu untuk melihat kemungkinan infeksi parasit, bakteri, atau virus.

    2. pemeriksaan metabolik lengkap: termasuk elektrolit (natrium, kalium, kalsium, magnesium), fungsi hati (SGOT/SGPT dan alkalin fosfatase), fungsi ginjal (creatinine dan urea). termasuk pemeriksaan serologi autoimun (terkadang disebut autoimune panel): seperti ANA, dsDNA, ANCA, dan lain sebagainya. 

    3. pemeriksaan urin, dapat membantu untuk mendiagnosis beberapa jenis autoimun

    4. pemeriksaan level vitamin terutama B12

    5. pemeriksaan TSH dan FT4 untuk fungsi thyroid

    6. pemeriksaan ct-scan dan MRI kepala untuk melihat kemungkinan multipel sclerosis

    7. pemeriksaan cairan kepala melalui lumbal pungsi

    8. pemeriksaan EEG

     

    sementara yang bisa anda lakukan adalah meningkatkan kesehatan secara umum: olahraga, tidur yang cukup, makan yang bergizi.

    Namun saya menyarankan anda untuk pergi ke dokter untuk diperiksa lebih jauh terutama apabila gejala sangat mengganggu dan menetap.

     

    sekian jawaban dari saya semoga membantu

    dr. Irna Cecilia