Tanya Dokter

  • Sakit di kemaluan tiap mengangkat barang

  • Dok saya mau tanya . saya kan masih mudah baru umur 19 tahun tpi kenapa setia saya ngangkt barang yg berat kemaluan saya sakit . itu kira" knpa dok

    Hai, Nyeri di kemaluan laki-laki umumnya dirasakan sebagai nyeri yang dirasakan di kantung zakar, namun juga bisa berarti nyeri di penis atau di lubang kencing. Masing-masing penyebabnya dapat berbeda-beda tergantung lokasi nyeri tersebut. Adapun nyeri yang Anda alami, kemungkinan dapat disebabkan oleh hal-hal berikut:

    • Hernia inguinal (yaitu hernia di saluran dekat pangkal kemaluan, "hernia" sendiri secara harafiah berarti tergencet keluar, "inguinal" merujuk pada daerah lipat paha)
    • Torsio testis (yaitu buah zakar terpelintir di dalam kantung secara tiba-tiba)
    • Peradangan atau infeksi buah zakar
    • Batu saluran kemih
    • Penyakit infeksi menular seksual
    • dan lain-lain
    Untuk lebih dapat memastikan penyebab kondisi yang Anda alami, kami menganjurkan Anda untuk memeriksakan diri ke Dokter Anda atau Dokter Spesialis Bedah (Sp. B). Kemungkinan Anda akan dilakukan pemeriksaan fisik dan tergantung kecurigaan Dokter tersebut, Anda mungkin juga dilakukan pemeriksaan penunjang seperti: pemeriksaan darah, pemeriksaan urin, pemeriksaan USG dan Foto Roentgen. Kami juga menganjurkan Anda untuk tidak menunda memeriksakan diri Anda ke Dokter, sebab mengetahui lebih dini penyakit Anda, Anda dapat mencegah komplikasi penyakit tersebut. Anda dapat mencoba berbagai hal berikut untuk mengurangi nyeri yang Anda rasakan:
    • Meminum obat pencegah nyeri, seperti Parasetamol
    • Mengompres daerah tersebut dengan air hangat
    • Minum cukup air putih, setidaknya 8 gelas sehari atau setiap kali Anda merasakan haus
    • Tidak menahan buang air kecil
    • Mengurangi angkat beban
    Apabila ada hal yang masih dirasa kurang jelas, atau ada lagi yang ingin Anda tanyakan, Anda dapat menghubungi kami kembali melalui forum ini. Kami akan dengan senang hati membantu Anda. Sekian, semoga membantu dr. Radius Kusuma