Tanya Dokter

  • Solusi atasi benjolan kecil di telinga setelah penggunaan obat tetes telinga

  •  Mrs.Rianda
    Anggota
    Halo Dokter, saya ingin bertanya Suami saya 21thn, sekitar 1minggu yg lalu membeli obat tetes telinga merk 'Vital' dan memakai nya tanpa mengikuti dosis tertera, sekitar 3-4tetes langsung kedalam telinga sebelah kanan lalu mengorek telinganya dengan cottonbud beberapa kali. Setelah 2-3hari telinganya mulai sakit hingga membuat pusing, badan panas, sakit saat mengunyah dan saat tidur miring ke kanan. Saat saya cek tidak terlihat luka/lecet didalam. sakitnya kadang kumat kadang hilang sehingga suami saya tidak mau memeriksa diri ke klinik. Setelah menahan 2hari (hari ini), sakitnya mulai kumat lagi dan saya periksa ada benjolan bengkak kecil di bawah daun telinganya sebelah kanan Apa yang harus saya lakukan dan apakah itu berbahaya ?

    Hai Mrs,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Obat tetes telinga merk Vital mengandung thymol, menthol, dan camphor yang dilarutkan dalam cairan paraffin. Obat ini berguna dalam mengatasi peradangan (inflamasi) pada telinga. Penggunaan obat tetes ini selama sesuai dengan petunjuk pemakaian semestinya tidak menimbulkan nyeri. Kecuali, jika suami Anda memiliki riwayat alergi terhadap salah satu atau lebih komposisi obat tetes tersebut. Alergi ini akan membuat telinga bagian luar menjadi meradang, atau disebut juga dengan otitis eksterna. Selain nyeri, penderita bisa juga mengeluhkan gatal, bengkak di liang telinga, penurunan fungsi pendengaran ringan, hingga keluar cairan berlebih dari telinga. Jika peradangan cukup hebat, bisa juga sampai menyebabkan demam, nyeri saat mengunyah atau membuka rahang, nyeri menelan, dan pembengkakan kelenjar getah being di sekitar telinga (hal inilah yang kemungkinan menimbulkan benjolan di bawah telinga suami Anda).

    Di samping karena alergi, nyeri telinga yang suami Anda alami bisa juga diakibatkan oleh:

    • Kebiasaan mengorek-ngorek telinga berlebihan, misalnya menggunakan cotton bud, kawat, korek, jari
    • Kemasukan benda asing
    • Menyelam terlalu dalam
    • Penumpukan kotoran telinga (cerumen impakta), dan sebagainya

    Sebaiknya, ajak suami Anda memeriksakan langsung keluhannya ke dokter spesialis THT ya.. Dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut menggunakan otoskopi dan menentukan penanganan yang tepat, misalnya dengan pemberian obat anti radang, anti nyeri, dan antibiotik (jika dicurigai terjadi infeksi bakteri).

    Sebagai langkah awal, suami Anda bisa meredakan nyerinya dengan mengkonsumsi obat paracetamol, hindari mengorek-ngorek telinga, perbanyak minum dan istirahat. Tidak lupa, jaga telinga agar senantiasa kering dan hindari penggunaan obat tetes telinga sembarangan tanpa petunjuk dokter.

    Semoga membantu.

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah