Tanya Dokter

  • Benjolan di leher dan terasa sakit

  •  Raihan Zahra
    Anggota
    Dok umur saya 16th. Disekitar leher saya ada tonjolan keras dan rasanya sakit. Kira-kira ini kenapa ya?soalnya sebelumnya adik saya terkena gondongan,apa mungkin saya juga terkena gondongan?terimakasih

    Hai Raihan

    Benjolan pada leher kemungkinannya dapat disebabkan oleh:

    • Benjolan yang berasal dari kulit dan jaringan lunak dibawahnya misal folikulitis (peradangan akar rambut), bisul, lipoma, kista aterom (penyumbatan kelenjar minyak), dan sebagainya. Benjolan yang berasal dari kulit akan teraba lunak.
    • Pembengkakan kelenjar getah bening (KGB). Benjolan teraba bulat seperti kacang, kenyal dan dapat digerakkan. Penyebab tersering dari pembengkakan KGB adalah infeksi seperti virus, bakteri, jamur dan parasit. Penyebab lainnya adalah autoimun, respon peradangan, efek samping obat-obatan, kanker.
    • Parotitis/gondongan, yaitu peradangan kelenjar parotis yang berfungsi untuk memproduksi liur. Benjolan teraba dibawah daun telinga dan disertai rasa nyeri terutama saat membuka mulut. Dapat mengenai pada kedua sisi.
    • Dan sebagainya.

    Adanya riwayat anggota keluarga serumah yang memiliki penyakit gondongan, bisa saja gejala yang Anda alami merupakan penyakit gondongan karena gondongan sangat mudah menular. Sebagian besar gondongan disebabkan oleh infeksi virus. Penularan virus dari gondongan ini melalui percikan ludah misal saat batuk atau bersin dan juga melalui sentuhan tidak langsung seperti alat mandi, alat tulis, gelas, dan sebagainya. Pada gondongan biasanya juga dapat disertai gejala demam sebelumnya. Untuk mencari penyebabnya diperlukan pemeriksaan langsung oleh dokter. Untuk menunjang diagnosis, bila perlu dokter akan menganjurkan untuk dilakukan pemeriksaan seperti pemeriksaan darah, foto ronsen, USG, dsb.Penanganannya tergantung dari penyebabnya.

    Diskusi terkait dapat Anda ikuti pada topik berikut: 

    Kenapa ada benjolan di leher kanan bawah?.

    Gondongan.

    Semoga membantu ya. Terima kasih.

    dr.Yan william