Tanya Dokter

  • Penyebab sakit kepala yang berlebihan

  •  Mytha Rizqih
    Anggota
    Assalamu'alaikum dok. Perkenalkan nama sya Mita dari Surabaya. Sya ingin konsultasi mengenai sakit kepala sya. Selama ini saya sering sekali mengalami sakit kepala yg parah, hingga menjalar ke bagian kening,alis, dan mata. Kalau sedang sakit seperti ini, sy tidak bisa keluar rumah saat siang. Karena apabila sy terkena sinar matahari, mata akan pening dan pusingnya akan semakin hebat sy rasakan. Biasanya sy mengkonsumsi obat paracetamol untuk mengurangi nyeri kepalanya. Namun kadang" walaupun sudah sy minumi obat, sakitnya tidak hilang sampai 2-3 hari. Selain itu saat sy mengendarai motor dan tanpa sadar melewati jalan berlubang atau polisi tidur dgn kencang , kepala sy seketika langsung sakit dok. Bukan cuman itu dok, saat sy batuk pun kepala sy juga langsung sakit. Tapi setelah itu sakitnya menghilang . kedua nya itu terjadi saat sy dalam keadaan sehat/tidak sedang sakit dok. Kira" menurut dokter sakit kepala yg saya alami ini kenapa ya dok? Ditambah lagi, apakah ada kaitannya dgn riwayat jatuh nya sy saat masih kecil di kamar mandi. Sy tidak ingat betul akan kejadian itu ,namun sy tau itu dari almarhum ibu sy. Karena akibat kejadian itu, meninggalkan bekas luka dibagian ujung mata sebelah kiri. Mohon info nya ya dok.. Terimakasih.. Wassalam.

    Halo Mytha Rizqih, terimakasih atas pertanyaannya untuk Alodokter

     

    Sakit kepala dapat terasa seperti sensasi sakit seperti tertekan, ditusuk-tusuk, berdenyut, kepala terbelah, dan lain-lain. Sakit kepala dapat terjadi di bagian yang berbeda kepala, misalnya di kepala belakang, sebelah kepala, kedua sisi kepala, kepala depan, serta di bagian dalam kepala. Intensitas nyeri yang dirasakan juga dapat berbeda-beda bisa jadi hanya ringan, hingga sangat berat hingga tidak sadarkan diri. Keterangan mengenai karakteristik sakit kepala ini sangat penting untuk membantu menegakkan diagnosis penyebab sakit kepala. 

    Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan sakit kepala:

    1. sakit kepala migrain atau sakit kepala sebelah
    2. sakit kepala tipe tension (tension type headache - TTH) atau sakit kepala yang terjadi karena tegang pada otot di kepala dan leher
    3. sakit kepala kluster (cluster type headache)
    4. infeksi virus di tubuh yang memberikan gejala seperti flu (flu like symptom)
    5. infeksi di otak atau selaput otak
    6. kekurangan sel darah merah (anemia)
    7. dehidrasi atau kekurangan cairan
    8. sindroma paska cedera kepala
    9. peningkatan tekanan di dalam kepala misalnya karena tumor atau kanker otak
    10. penggunaan obat-obatan tertentu
    11. aneurisma (terjadi penipisan dan penggembungan seperti balon) pembuluh darah otak 
    12. temporal giant arteritis atau peradangan pada pembuluh darah di daerah kulit kepala
    13. gangguan psikis yang bermanifestasi pada gejala fisik (gangguan somatik)

     

    Melihat ciri-ciri sakit kepala yang anda alami, kemungkinan anda mengalami sakit kepala migrain. Migrain dapat memberikan gejala-gejala sebagai berikut:

    1. Sakit kepala berdenyut yang dapat terjadi pada satu sisi kepala ataupun kedua sisi kepala
    2. Sakit dapat bertambah dengan paparan cahaya terang, suara keras, bahkan kadang bau tertentu dan sentuhan
    3. Sakit juga dapat memberat pada posisi tertentu (misalnya saat menunduk), atau saat kepala mengalami guncangan (misalnya karena bersin)
    4. Dapat disertai mual dan muntah, pandangan kabur, pusing hingga pingsan
    5. Migrain juga dapat disertai dengan aura migrain. Aura migrain dapat memberikan gejala-gejala seperti kehilangan satu lapang pandang, hilang penglihatan di satu titik, melihat pola zigzag yang tidak tahu datang dari mana, melihat cahaya berkedip, mencium bau tertentu, mendengar suara tertentu, dan lain-lain

    Serangan migrain terjadi secara gradual, yaitu nyerinya meningkat perlahan-lahan dalam 20-60 menit, dan dapat berlangsung selama 4-72 jam bila tidak diterapi dengan baik. Serangan migrain juga dapat diawali dengan gejala prodromal seperti:

    1. konstipasi
    2. gangguan mood, bisa jadi sangat sedih, atau justru sangat gembira
    3. keinginan makan makanan tertentu
    4. kaku leher
    5. peningkatan rasa haus dan rasa ingin kencing
    6. sering menguap
    7. dan lain-lain

     

    Riwayat cedera kepala saat masih kecil kemungkinan tidak terkait dengan sakit kepala yang anda alami saat ini.

    Untuk dapat memastikan apakah sakit kepala yang anda alami memang sakit kepala migrain atau sakit kepala karena penyebab lainnya, ada baiknya anda memeriksakan diri ke dokter umum atau dokter spesialis saraf. Dokter dapat menanyakan lebih dalam mengenai sakit kepala anda, melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan neurologis, serta melakukan pemeriksaan lain yang dibutuhkan bila memang terdapat kecurigaan gangguan pada otak, misalnya CT scan dan MRI. Segera pergi ke dokter bila anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

    1. Sakit kepala yang sangat berat dan terjadi tiba-tiba seperti tersambar guntur
    2. Sakit kepala disertai dengan demam, kaku pada leher, kebingungan, kejang, pandangan ganda, kelemahan atau mati rasa pada tubuh, kesulitan bicara
    3. Sakit kepala berat yang terjadi 24 jam paska cedera kepala
    4. Sakit kepala kronis yang memberat setelah batuk, aktivitas fisik, mengedan, atau melakukan gerakan tiba-tiba
    5. Terdapat penurunan kesadaran, perubahan emosi dan fungsi kognitif yang tiba-tiba
    6. Gangguan neurologis lain seperti gangguan penglihatan, gangguan pendengaran yang terjadi tiba-tiba

     

    Beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mengurangi gejala yang ada alami antara lain:

    1. Kurangi tingkat stress anda
    2. Tidur dan istirahat cukup
    3. Tidur dan beristirahat di tempat yang gelap dan tenang
    4. Minum cukup setiap hari, setidaknya 2 liter sehari
    5. Makan makanan bergizi seimbang dalam jumlah yang secukupnya
    6. Hindari konsumsi alkohol
    7. Kurangi konsumsi kafein
    8. Belajar teknik relaksasi seperti yoga, meditasi, dan latihan pernafasan
    9. Untuk mengurangi nyeri anda dapat meletakkan kompres dingin di bagian leher belakang anda saat anda tiduran
    10. Anda juga dapat melakukan pemijitan ringan pada punggung dan leher untuk melancarkan peredaran darah ke otot leher dan mengurangi ketegangan otot
    11. Berolahraga yang rutin dan teratur, terutama olahraga aerobik seperti jalan kaki atau jogging, setidaknya 20-30 menit sehari
    12. Buatlah catatan mengenai sakit kepala anda, kapan terjadinya, kemungkinan pemicu sakit kepala seperti siklus menstruasi, makanan atau minuman tertentu, stress, obat-obatan, atau aktivitas fisik tertentu. Bila munculnya sakit kepala terkait dengan pemicu tertentu, hindarilah pemicu tersebut.

     

    Sekian informasi dari saya, semoga dapat menjawab pertanyaan anda.

     

     dr. Irna Cecilia