Tanya Dokter

  • Sakit kepala berkepanjangan

  •  rainingtyasss
    Anggota
    Selamat malam dok, apa kalau sakit kepala terus menerus berkepanjangan berbahaya? Saya sudah mengalami sakit kepala selama 1 bulan lebih, minum obat sakit kepala hanya mereda beberapa jam saja kemudian sakit lagi. Sakit kepalanya di bagian atas, kiri dan belakang. Bahaya tidak ya dok? Terimakasih.

    Hai rainingtyasss,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Nyeri kepala pada kebanyakan kasus merupakan kondisi yang ringan. Anda perlu mewaspadai kondisi yang berbahaya apabila nyeri kepala yang Anda rasakan intensitasnya sangat hebat hingga membuat Anda tidak bisa beraktifitas normal seperti biasa. Selain itu, nyeri kepala juga perlu diwaspadai terjadi karena sebab yang berbahaya apabila disertai:

    • Demam
    • Muntah-muntah
    • Kejang
    • Kaku kuduk
    • Penglihatan buram
    • Penurunan kesadaran
    • Riwayat cidera kepala

    Berdasarkan penyebabnya, nyeri kepala (yang terasa dominan di bagian atas, kiri, dan belakang) bisa disebabkan oleh:

    • Nyeri kepala primer: misalnya karena migrain, nyeri kepala cluster, nyeri kepala tegang
    • Nyeri kepala sekunder: misalnya karena tumor otak, meningitis, hipertensi, hiperkolesterolemia, asthenopia, anemia, hipoglikemia, pasca cidera kepala, infeksi virus atau bakteri, dan sebagainya

    Jika nyeri kepala tidak membaik dengan obat pereda nyeri biasa, dan sudah berlangsug hingga lebih dari 2 minggu lamanya, kami sarankan Anda tidak membiarkannya berlarut-larut tanpa penanganan. Periksakan langsung keluhan Anda ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, misalnya laboratorium, rontgen, CT scan, atau MRI.

    Sebagai langkah awal, sebaiknya konsumsi dulu obat pereda nyeri, misalnya paracetamol guna mengurangi nyeri kepala Anda. Selain itu, biasakan juga melakukan gaya hidup yang sehat agar keluhan tidak berulang, yakni dengan:

    • Tidur teratur 6-8 jam sehari
    • Kelola stres dengan bijaksana
    • Rajin berolahraga 3-4x seminggu
    • Makan makanan yang bergizi, batasi makanan tinggi garam, kolesterol, dan MSG
    • Jauhi rokok dan alkohol
    • Batasi menatap gadget terlalu lama

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah