Tanya Dokter

  • Sakit kepala dan kejang

  •  Hasan Maulana
    Anggota

    Dok saya mau tanya saya kalo tidur sebagian tubuh sering kejang dan terasa kaget tangan kadang bergerak sendiri.. Dan kepala sakit udah benerapa bulan sakit'y tdk terlalu sakit seperti di ikat. Terima kasih

    Hi, Saat tertidur, manusia akan melalui 2 siklus, yaitu Rapid Eye Movement (REM) dan Non-Rapid Eye Movement (NREM). Umumnya fase NREM akan dimulai saat kita mulai tertidur, kemudian akan diikuti oleh siklus REM, dan seterusnya berputar kembali. Sensasi seperti kejang atau kaget yang tiba-tiba dirasakan saat sedang tertidur merupaka hal yang umum dirasakan oleh banyak orang. Pada siklus NREM, seringkali saat seseorang baru saja memulai tidurnya, otot-otot tubuh dapat berkontraksi tiba-tiba secara otomatis / involunter, sehingga orang tersebut merasa kaget atau perasaan seperti terjatuh. Fenomena ini dikenal di dunia medis dengan nama Hypnic Jerk atau Hypnic Myoclonia. Beberapa faktor diperkirakan dapat menyebaban Hypnic Jerk ini, diantaranya konsumsi kafein, stres, cemas, maupun kegiatan melelahkan yang dilakukan pada hari tersebut. Namun Hypnic Jerk tetap dapat terjadi pada kondisi tubuh yang sepenuhnya normal. Namun, jika menurut orang yang tidur didekat Anda 'kejang' yang Anda alami saat tidur terjai sangat sering dan berulang dalam periode yang ritmik, sebaiknya Anda temui dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Banyak tipe sakit kepala yang seringkali dirasakan oleh manusia, diantaranya Tension Type Headache, Cluster Headache, dan Migraine. Ketiganya memiliki ciri khas gejalanya masing-masing. Sakit kepala yang biasa dideskripsikan seperti rasa di ikat kemungkinan besar merupakan Tension Type Headache (TTH). Banyak faktor yang diduga dapat memicu timbulnya TTH, diantaranya: 1. Dehidrasi. 2. Kurang makan. 3. Terpapar cahaya matahari yang terlalu terik. 4. Masalah psikologis seperti stres dan cemas. 5. Suara yang memekakan telinga. 6. Bau yang menyengat. 7. dan lainnya. Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah TTH, seperti : 1. Olahraga 2. Relaksasi, seprti dengan yoga 3. Akupunktur 4. Makan dan minum yang cukup 5. Kompres kepala dengan anduk hangat 6. Konsumsi obat penghilang rasa nyeri seperti parasetamol. Jika keluhan terus berlanjut ataupun bertambah parah sebaiknya Anda segera periksakan diri ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik oleh dokter dan juga pemeriksaan penunjang lain untuk menentukan dengan pasti tipe dan penyebab sakit kepala yang Anda alami.   Semoga membantu, Dian Paramitasari, dr.  

    Hasan Maulana  Hasan Maulana
    Anggota

    Trimakasih buat informasinya,dan sangat bermanfaat