Tanya Dokter

  • sakit kepala sebelah

  • Dok. Knph ya saya sering skali sakit kepala apa sih pemicu nya umur sayA 18 tahun

    Halo Dhesi, Sakit kepala adalah rasa nyeri di sekitar kepala dan leher yang disebabkan oleh berbagai macam hal. Umumnya rasa sakit di kepala disebabkan oleh adanya peradangan, penarikan, spasme pembuluh darah atau peningkatan tekanan dari struktur di kepala yang sensitif terhadap rasa nyeri. Untuk dapat mengetahui dengan jelas penyebab sakit kepala yang di alami perlu menggali riwayat perjalanan penyakit dan gejalanya seperti lokasi sakitnya, apakah sakit seperti di tusuk-tusuk/berdenyut, sebelah/seluruh kepala, terus menerus/hilang timbul, apakah sakit hilang dengan obat pereda nyeri/ tidak, dll. Sakit kepala dibagi menjadi dua tipe berdasarkan penyebabnya yaitu sakit kepala primer (tanpa penyebab yang mendasari) dan sakit kepala sekunder (disebabkan oleh penyakit lain) 1. Sakit kepala primer antara lain :

    • Sakit kepala tipe tegang merupakan jenis sakit kepala yang paling umum, penderita akan merasa sakit tertekan yang melingkari kepala dengan tekanan yang paling kuat, umumnya di picu oleh faktor-faktor seperti stress, kurang tidur, minum alkohol, telat makan, dll.
    • Migrain/sakit kepala sebelah ditandai dengan sensasi berdenyut yang sering dirasakan pada satu sisi kepala umumnya disertai mual, muntah, kepekaan terhadap cahaya dan suara. Beberapa serangan migrain disertai dengan aura (gejala sistem saraf) seperti melihat kilatan cahaya, rasa kesemutan pada tangan dan kaki. Migrain dengan gejala yang ringan dapat diatasi dengan obat anti nyeri (paracetamol) yang dijual bebas, tetapi untuk kasus lebih parah perlu penanganan lebih lanjut oleh dokter.
    • Sakit kepala tipe cluster merupakan sakit kepala hebat yang disertai dengan mata merah, kelopak mata bengkak, hidung tersumbat, kening berkeringat. Biasanya sakit tidak dapat hilang dengan pemberian obat pereda nyeri yang dijual bebas sehingga perlu dilakukan perawatan oleh dokter.
    • Sakit kepala akibat gangguan saraf pada wajah (Trigeminal Autonomic Cephalgia).
    2. Sakit kepala sekunder umumnya gejala tidak spesifik antara lain :
    • Trauma pada kepala dan leher
    • Infeksi pada mata, telinga, gigi, hidung dan leher
    • Sumbatan pembuluh darah otak seperti stroke
    • Keganasan seperti kanker otak
    • Obat-obatan
    • dll
    Untuk mengetahui pasti sakit kepala yang di alami, sebaiknya Anda melakukan konsultasi ke dokter untuk dapat dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan lain yang diperlukan sehingga mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat. Beberapa tips yang dapat dilakukan :
    • Makan secara teratur
    • Olahraga secara rutin
    • Istirahat yang cukup minimal 8 jam sehari
    • Hindari stress
    • Kurangi konsumsi kafein dan hindari konsumsi alkohol
    Baca artikel terkait : sakit kepala Semoga membantu, dr. Rievia