Tanya Dokter

  • Sakit Kepala Sebelah

  •  Putra
    Anggota

    Selamat malam Dok, Saya Putra usia 22 tahun. Belakangan ini saya sering mengalami sakit kepala sebelah. Akan tetapi, sakit kepala sebelah ini selalu datang atau dipicu karena memikirikan/kepikiran suatu permasalah yang sedang saya hadapi. Dan ketika saya mencoba untuk tidak memikirkan/kepikiran permasalahan tersebut, sakit kepala saya perlahan mulai hilang (rileks). Dan selama saya tidak memikirkan/kepikiran permasalahan tersebut sakit kepala yang saya alami tidak datang. Sakit kepala sebelah yang datang menyerang terkadang menyerang kepala bagian kiri atau kepala bagian kanan. Itu kenapa ya Dok ya? apa saya mengalami/menderita penyakit yang cukup serius?

    Halo,
    Sakit Kepala
      adalah keluhan yang sangat umum dialami oleh banyak orang di sepanjang hidupnya. Intensitas sakit kepala bisa ringan sampai dengan berat , dimanan seseorang sampai tidak bisa melakukan aktivitas hariannya dengan baik. Sangat baik, Anda mengetahui apa pemicu sakit kepala yang Anda alami. menentukan apakah sakit kepala merupakan gejala dari penyakit yang berbahaya atau tidak, memerlukan info detail mengenai karakteristik sakit kepala, waktu dan periode munculnya sakit kepala, kondisi medis khusus yang mungkin Anda alami dan pemeriksaan medis langsung untuk menentukan penyebab dan diagnosis pasti sakit kepala.

    Silahkan simak info mengenai sakit kepala yang akan Kami jabarkan di bawah, untuk memperkirakan apakaha Anda perlu/tidak memeriksakan diri ke Dokter.

    Sakit kepala bisa dikategorikan berdasarkan penyebab yang mendasarinya menjadi 2 jenis yaitu sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder.

    Sakit kepala primer disebabkan karena ketegangan struktur otot, sensitivitas saraf terhadap nyeri namun jarang sekali disebabkan oleh penyakit serius.

    Sakit kepala primer sering dipicu oleh gaya hidup yang kurang sehat, ketegangan otot kepala dan leher karena posisi tubuh yang tidak ergonomis saat duduk bekerja, stress emosional, kelelahan fisik. Yang termasuk sakit kepala primer adalah sakit kepala tegang, migrain dan sakit kepala kluster.

    Sakit kepala sekunder biasanya disebabkan oleh penyakit lain, seperti masalah penglihatan, infeksi virus, sinusitis, selesma (infeksi saluran penafasan ringan karena virus), infeksi/nyeri telinga, terlalu sering mengkonsumsi obat pereda nyeri, infeksi gigi, gangguan/penyakit saraf, tumor jinak/ganas otak, gangguan tidur/insomnia dan serangan panik.

    Keluhan sakit kepala yang Anda alami bisa merupakan sakit kepala kluster atau migrain. Migrain merupakan sakit kepala yang khas, dirasakan di sebelah bagian kepela saja dan biasanya didahului oleh aura (tanda khusus yang muncul sebelum mengalami sakit kepala).

    Kedua jenis sakit kepala ini, bila terjadi kambuhan membutuhkan penanganan medis untuk meredakan intensitas nyeri dan merancang manajemen mencegah kekambuhan yang berulang.

    Berkonsultasilah langsung dengan Dokter. Dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan medis yang terdiri dari tanya jawab detail mengenai keluhan dan riwayat penyakit yang pernah teman Anda alami. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik yang menyeluruh termasuk pemeriksaan neurologis dan bila diperlukan menyarankan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan darah, EEG (rekam aktivitas otak), tes urine, tes mata.

    Penanganan yang tepat dapat diberikan bila sudah ditentukan diagnosis dan penyebab sakit kepala.

    Keluhan sakit kepala yang didasari kondisi medis yang serius biasanya memilki gejala lain seperti kelemahan tubuh di salah satu sisi , terjadi lebih dari lima kali dalam sebulan, muntah tanpa didahului oleh mual, bicara dan gerak bibir sulit dimengerti, disertai dengan gejala seperti demam, kaku leher, kebingungan dan kejang.

    Cobalah tips berikut secara konsisten, untuk meredakan sakit kepala yang Anda alami :

    • Bila sakit kepala muncul, beristirahat dalam ruangan yang nyaman dan gelap. Duduk atau berbaring untuk memberikan efek tenang. Pilih teknik relaksasi, lakukan sampai sakit kepala mereda.
    • Mengkonsumsi air minum dalam jumlah yang cukup dan makan di jam makan dengan teratur. Makan dengan jam yang teratur memastikan tubuh mempertahankan kadar gula dalam darah agar selalu normal/tidak terlalu rendah . Kadar gula darah yang terlalu rendah dapat memicu sakit kepala.
    • Mempraktekkan Pola Hidup Sehat seperti mengelola stress dengan baik, makan makanan bergizi seimbang, menghindari konsumsi makanan berlemak, yang digoreng dalam minyak banyak, mengurangi/menghindari konsumsi minuman berkafein/beralkohol, berhenti merokok, berolahraga secara teratur dan beristirahat/tidur cukup di malam hari.
    • Meminum obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti parasetamol. Perhatikan aturan pemakaian dan cara minum obat. Batasi penggunaan obat sakit kepala tidak lebih dari 2x dalam seminggu.

     

    Lebih lanjut mengenai Migrain dapat Anda baca dalam artikel Alodokter dengan klik di sini.

    Demikian info yang dapat Kami bagikan, semoga membantu Anda.

    Salam sehat, Dr Caecilia Haryu Aryapti.