Tanya Dokter

  • Solusi atasi mata bengkak, pandangan kabur, dan panas akibat penggunaan tetes mata kloramfenikol

  •  Ayah Raka
    Anggota
    siang Dok, Senin pagi tepat setelah bangun tidur saya merasakan ada yg mengganjal di mata kiri saya. setelah saya periksa k klinik,tidak ada apa-apa di mata saya.mungkin iritasi biasa,kemudian sya d kasih obat tetes mata "reco chloramphenicol". 2hari saya pakai bukan jadi sembuh malah mata saya sekarang bengkak,pandangan buram,panas d area mata. apa ini karena efek samping atau apa y Dok? keluhan sekarang: mata bengkak berair panas d area mata. apa yg sebaiknya saya lakukan sekarang.? thx.

    Halo Ayah Raka....... Terimakasih atas pertanyaan Anda. Kondisi yang Anda alami kemungkinan mengarah ke suatu gangguan kesehatan mata yang dalam bahasa medis disebut sebagai konjungtivitis, dimana hal ini terjadi dikarenakan konjungtiva mengalami peradangan. Konjungtiva sendiri merupakan suatu lapisan membran mukosa yang tipis dan transparan, yang membungkus permukaan depan dari bola mata dan permukaan belakan dari palpebra. Konjungtiva berfungsi melindungi sklera ( area putih dari mata ). Gejala dari konjungtivitis diantaranya adalah :

    • Mata yang berwarna merah
    • mengalami pembengkakan
    • Sakit pada mata
    • timbul rasa terbakar atau panas di area mata
    • Mata berair
    • dll.
    Pengobatan yang telah diberikan berupa tetes mata antibiotik sebenarnya sudah sangat tepat. Akan tetapi dikarenakan keluhan yang Anda alami tetap saja terjadi dan sudah mengarah ke gangguan penglihatan, maka kami sangat menyarankan kepada Anda untuk segera menemui Dokter Spesialis mata agar dilakukan serangkaian pemeriksaan lebih lanjut. Dokter kemungkinan akan melakukan beberapa pemeriksaan yang diperlukan terkait masalah ini, yang meliputi : pemeriksaan fisik === khusunya bagian mata, pengambilan sampel cairan kental dari mata yang terinfeksi untuk dianalisis, dll. Sehingga akhirnya penyebab pasti dari timbulnya keadaan ini diketahui dan pengobatan yang tepat dapat diberikan. Klik artikel di bawah ini untuk lebih jelasnya : KONJUNGTIVITIS Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. Salam, Dr. Jati