Tanya Dokter

  • sakit perut bagian bawah kanan

  •  aninda
    Anggota

    Hi...Dokter, saya mau tanya saya mengalami sakit perut sudah beberapa hari. Rasanya kram di bagian kanan bawah dan saya juga mengalami keputihan. Kira2 gejala apakah dokter? Terima kasih

    Hai, Hampir setiap orang pasti pernah mengalami sakit perut dalam hidupnya. Sakit perut dapat terjadi karena berbagai hal, dari mulai yang ringan hingga yang membutuhkan perhatian medis dengan segera. Berikut merupakan beberapa penyebab yang dapat menyebabkan sakit perut :

    1. radang usus buntu
    2. masalah organ reproduksi wanita - seperti kista ovari, penyakit radang panggul, endometriosis, dan lainnya
    3. masalah saluran pencertaan - seperti enteritis, diverticulitis, chron's disease, sindrom iritasi usus
    4. masalah pada saluran kemih - batu ginjal / batu pada saluran kemih, infeksi saluran kemih
    5. batu empedu
    6. dan lainnya
    Sementara itu, keluhan keputihan yang Anda alami mungkin berhubungan dengan sakit perut yang Anda alami, namun mungkin juga tidak berhubungan. Secara umum keputihan dapat terjadi karena proses normal tubuh maupun karena adanya hal yang tidak normal, seperti :
    • infeksi jamur
    • infeksi trichomoniasis
    • infeksi bakterial vaginosis
    • kanker serviks
    • kanker rahim
    • dan lainnya
    Untuk menentukan apa yang menjadi penyebab dari nyeri perut yang Anda alami, sebaiknya Anda memeriksakan diri secara langsung ke dokter. Terutama jika nyeri yang terjadi sangat hebat dan terjadi mendadak. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan lain yang mungkin diperlukan seperti lab darah, USG, x-ray, CT scan, dan lainnya. Berikut merupakan beberapa hal sederhana yang dapat Anda lakukan untuk membantu mengurangi nyeri perut :
    • konsumsi cukup cairan
    • konsumsi makanan yang bergizi seimbang
    • jauhi konsumsi minuman beralkohol dan berhenti merokok
    • kompres hangat pada perut
    • konsumsi obat pereda rasa nyeri yang dijual bebas seperti parsetamol dan ibuprofen
      Semoga membantu, dr. Dian Paramitasari