Tanya Dokter

  • Penyebab sakit perut kanan atas

  • saya sinyo. dok saya mau tanya sudah 4hari ini saya mengalami nyeri perut yang amat sakit bagian kanan atas bawah tulang rusuk, sakit nya sampai terasa ke belakang, sebelumnya saya memang sudah mengidap sakit lambung. tapi yang ini beda dok, biasanya tidak selama ini. apa wajar dokter kalau cuma sakit maag nyeri nya sampai separah itu bahkan buat jalan buat nafas buat tertawa sakit sekali rasany,tolong di jawab

    Hai Inyo,

    Pada dasarnya timbulnya nyeri perut seperti yang Anda alami merupakan kondisi yang tidak normal. Adapun nyeri perut akibat maag umumnya timbul pada perut sebelah kiri atas, di mana kondisi ini biasanya disertai dengan gejala lain seperti mual, muntah, perut kembung, sering bersendawa, cepat merasa kenyang dan sebagainya. Pada kondisi yang jarang terjadi memang dapat saja nyeri perut menjalar hingga ke perut bagian kanan. Namun nyeri perut sebelah kanan lebih sering disebabkan oleh kondisi medis yang lain seperti:


    Untuk dapat memastikan penyebab nyeri perut yang Anda alami sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter agar dapat diperiksa secara langsung. Selain melakukan pemeriksaan fisik, jika diperlukan dokter dapat menganjurkan tes penunjang seperti USG, tes darah, tes urine atau CT Scan untuk menelusuri penyebabnya lebih jauh. Dengan demikian maka penanganan yang tepat dapat diberikan bagi Anda sesuai dengan kondisi dasarnya.

    Berikut ini anjuran bagi Anda:

    • Konsumsi makanan yang bergizi dan istirahat yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh
    • Makan secara teratur, jangan terlambat makan
    • Hindari konsumsi makanan yang pedas, berminyak, asam, atau menimbulkan gas
    • Menjaga kebersihan makanan dan minuman yang dikonsumsi
    • Minum cukup air putih 2-3 liter sehari
    • Hindari kebiasaan menahan keinginan untuk berkemih
    • Jangan memijat atau mengurut bagian perut yang sakit


    Artikel berikut ini memuat informasi yang terkait:

    Penyebab sakit perut sebelah kanan

    Demikian semoga bermanfaat.

    dr. Muliani Sukiman