Tanya Dokter

  • Sakit perut setiap habis makan dan minum

  •  purnomo_w
    Anggota

    Selamat malam Dok,

    Kurang lebih 2 minggu ini, Ibu saya apabila saat bangun pagi setelah minum air kurang lebih 200cc, perutnya terasa mulas, kemudian makan nasi sebanyak kurang lebih 7 sendok, kemudian minum obat darah tinggi dari resep dokter, dan biasanya beliau akan tidur lagi setelah itu.

    Kemudian Ibu saya biasanya terbangun kembali pada jam 9 pagi, namun biasanya setelah bangun tidur , Ibu saya tidak berani minum air lagi karena  kalau minum air perutnya akan terasa mulas dan tidak lama akan buang air besar lagi (bentuk fasesnya encer, kemudian badannya terasa gemetar dan tangan ibu saya seperti merasa kesemutan). Sehingga biasanya Ibu saya hanya makan roti hanya 1 lembar tanpa minum air, kalau dalam kondisi lapar, maka badannya akan terasa gemetar dan apabila sesudah makan maka badan ibu saya terasa kesemutan.

    Jam 11.30, beliau makan lagi nasi sebanyak kurang lebih 7 sendok, karena disampaikan oleh dokter syaraf tidak boleh makan terlalu kenyang. Namun kalau merasa kurang kenyang Ibu saya nanti akan mengalami keluhan merasa gelisah dan badan gemetar.

    Sampai saat ini, Ibu saya sudah berkunjung ke dua orang dokter, satu dokter umum, satu spesialis syaraf namun hasilnya tetap sama dan disampaikan bahwa Ibu saya hanya terlalu tegang dan memiliki tekanan darah agak tinggi (sudah dilakukan cek darah lengkap) sehingga oleh dokter syaraf ibu saya diberi obat penenang dan obat darah tinggi dan obat maag untuk 5 hari.

    Namun pada malam hari, setelah makan malam (sekitar jam 19.00) beliau biasanya merasa lebih tenang dan tidak terlalu mengalami kesemutan serta badan gemetar. Ibu saya juga minum obat penenang pada malam hari.

    Mohon saran dari dokter kira-kira langkah apa yang harus diambil agar Ibu saya dapat menjadi lebih tenang kembali.

    Terima kasih.

    Halo Purnomo,   Sakit perut setiap habis makan atau minum bisa terjadi akibat :

    1. Refleks gastrocolica = refleks normal saat perut diisi makanan setelah kosong terlalu lama kemudian merangsang usus besar untuk mendorong kotoran keluar (mulas).
    2. Sindrom iritasi usus (IBS) = terjadi pada tingkat stress tinggi, merasa mulas dan nyeri perut namun keluhan akan menghilang begitu sumber stress dijauhkan.
    3. Maag
    4. Tukak lambung
    5. Ulkus duodeni
    6. Radang empedu / batu empedu = nyeri timbul setelah makan berminyak / berlemak atau bersantan.
    7. dll.
    Karena pemeriksaan ke kedua dokter tidak memiliki hasil yang abnormal , maka Anda bisa mencoba berkonsultasi dengan dokter penyakit dalam sub spesialis KGEH untuk melakukan pemeriksaan fisik dan tes medis seperti USG perut, Endoskopi, Rontgen, tes darah dll jika diperlukan. Perasaan gelisah dan gemetar saat ibu Anda merasa lapar bisa disebabkan karena kurangnya gula dalam darah atau disebut juga Hipoglikemia. Saran yang bisa kami berikan untuk membantu mengurangi sakit perut yang ibu Anda rasakan adalah:
    1. Minum air sedikit demi sedikit, dibanding minum langsung 200 ml sekali teguk mungkin meminum sebanyak 50 ml sekali teguk namun sering diselingi waktu beberapa saat.
    2. Makanlah dalam porsi kecil terbagi namun sering untuk memghindari rasa lapar yang menganggu.
    3. Makan gizi seimbang = nasi, lauk dan pauk.
    4. Minum jus buah segar.
    5. Makan cemilan sehat rendah lemak = snackbar, salad , buah dll.
    6. Hindari produk susu dan susu.
    7. Kelola stress dengan melakukan relaksasi, massage, berlibur, menonton TV lucu, membaca buku, melakukan aktivitas keluar rumah, olahraga, berkumpul bersama teman seusia dll.
    Jika kondisi ibu Anda tidak membaik, atau keluhan stress bertambah Anda bisa menggunakan jasa psikiater atau psikolog untuk mengurangi ketegangan yang ibu Anda alami. Semoga bermanfaat.   dr. Yusi