Tanya Dokter

  • Mengatasi sakit pinggang sebelah kanan

  • selamat siang dok

    dok,mau tanya kebetulan suami setelah bangun tidur pagi pinggangnya sebelah kanan mendadak sakit sekali , itu kenapa ya dok .. dan mohon untuk minta diberikan resep obat untuk menghilangkan sakit pinggangnya dok. terimakasih

    Hai Atykah,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Nyeri pinggang sebelah kanan yang muncul mendadak setelah bangun tidur mungkin diakibatkan oleh mialgia (nyeri otot). Nyeri ini kerap kali dipicu oleh:

    • Posisi tidur yang tidak tepat, misalnya berdiam di satu posisi dalam waktu lama, alas tidur yang terlalu keras atau terlalu empuk
    • Jarang berolahraga
    • Kerap melakukan aktifitas dengan postur tubuh yang tidak ergonomis
    • Defisiensi vitamin B1, B6, B12, kalsium, kalium, magnesium
    • Fibromialgia (sekumpulan gejala yang ditandai dengan rasa nyeri di hampir sekujur tubuh), dan sebagainya

    Di samping mialgia, nyeri pinggang yang suami Anda rasakan bisa juga diakibatkan oleh:

    • Syaraf terjepit
    • Nefrolithiasis (batu ginjal)
    • Pyelonefritis (infeksi ginjal)
    • Glomerulonefritis (radang penyaring ginjal)
    • Sistitis (infeksi kandung kemih)
    • Nefrolitiasis (batu saluran kemih)
    • Kanker ginjal
    • Penyakit radang usus
    • Abses ginjal, dan sebagainya

    Jika nyerinya muncul dengan intensitas yang sangat hebat, sebaiknya Anda memeriksakan suami Anda langsung ke dokter ya.. Kemungkinan, selain memberikan obat pereda nyeri, dokter pun akan melakukan serangkaian pemeriksaan penunjang, misalnya tes darah, tes urin, rontgen, atau USG.

    Sebagai langkah awal, suami Anda bisa lakukan tips berikut:

    • Konsumsi obat pereda nyeri, misalnya paracetamol
    • Kompres pinggang yang nyeri dengan air hangat
    • Batasi mengangkat barang berat
    • Jangan menahan hasrat untuk BAK
    • Perbanyak minum 8-12 gelas perhari
    • Rajin berolahraga, jangan terlalu banyak duduk
    • Tidur miring ke sisi pinggang yang tidak nyeri

    Semoga membantu.

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah