Tanya Dokter

  • Gatal pada kulit, mual, berat badan turun

  •  lisasoe
    Anggota

    Aslmkm Dokt , sy mau brtanya.. sepupu saya umurnya 47 th laki2. awalnya dia hanya ada keluhan di kulit seputar kaki yg sptnya awalnya dr gigitan nyamuk atau entah serangga atau kutu ? , jadi kulit di daerah betis dan kaki bawah bentol2 spt gigitan nyamuk , dan gatal skali. sudah diobati salep gatal, bahkan ke dokter kulit utk berobat, tp gatal itu tetap aja ada. bentolnya trkadang sampai spt ada airnya. 

    lalu dlm kondisi gatal yg masih blum sembuh betul itu , mulai menurun berat badannya, lalu kadang spt mual2 layaknya asam lambung naik , makan apapun jadi kurang selera , semua itu bersambung terus dokt waktunya , kali ini ditambah dengan demam ,  dia sudah priksa ke klinik terdekat , menurut dokter dsana mgkn asam lambung nya tinggi atau pola makan tdk betul shg membuat jadi mag. oleh tante saya dia diajak tes lab , hasilnya smua gula, kolesterol , lever normal. hanya yg membingungkan .. mengapa hb nya semakin turun? dan masih demam, lalu tes kekentalan darah .. darahnya mengendap ...

    Dokter tolong kasih pandangan karna keluarga kami ini bingung betul saat ini harus bagaimana dan sepupu saya sakit apa sebetulnya Dokt??

    Salam,

    Dari info yang Anda sampaikan, adanya keluhan gatal pada kaki sampai dengan Hb yang rendah kemungkinan berkaitan dengan penurunan kondisi fisik pasien dan juga penurunan intake makanan pasien.

    Pada saat pasien mengalami keluhan gatal, dan gangguan mual sampai demam, kemungkinan kondisi ini tidak berkait namun, dapat juga berkaitan. Hal ini dapat berkaitan terutama keluhan nyeri perut dan mual timbul sebagai efek samping obat gatal yang diminum. Dan dapat juga tidak berkaitan, tertama bila tidak ditemukan efek samping obat dan keluhan mual dan sakit perut ini terjadi secara mandiri kemungkinan karena infeksi pencernaan, infeksi hepatitis, radang empedu, atau pun gangguan pada lambung.

    Sedangkan penurunan Hb kemungkinan dapat dipicu oleh gangguan nafsu makan, mual, demam, dan lamanya keluhan gangguan makan terjadi. Selain itu, dapat juga disebabkan oleh gangguan sel darah ataupun gangguan pada liver.

    Namun, semua ini perlu kiranya dilakukan pemeriksaan dan evaluasi langsung oleh dokter, karena tanpa pemeriksaan langsung dan evaluasi langsung, penyebab keluhan ini tidak dapat dipastikan.

    Dengan demikian, sebaiknya Anda menyarankan untuk tetap berkonsultasi ke dokter penyakit dalam untuk memastikan penyebabnya dan mendapatkan perawatan serta pengobatan sesuai hasil pemeriksaan.

    Yang perlu dilakukan oleh pasien adalah menghindari makanan pedas, mie, bakso, kopi, nasi goreng, santan, rokok, alkohol. Idealkan berat badan.

    Demikian info yang bisa kami sampaikan, baca juga anemia.

    dr. Ulfi