Tanya Dokter

  • Penyebab seing sendawa, kentut dan sakit perut

  •  estetikaaa
    Anggota
    perut saya sakit bila di tekan,sering kentut dan bersendawa,dan kadang perut saya suka bergetar dok saya harus gimana ya dok?

    Terimakasih telah bertanya di Alodokter

     

    Keluhan yang sering buang gas yang anda rasakan kemungkinan dipicu oleh asam lambung yang meningkat atau yang sering disebut MAAG. Ketika gas memenuhi saluran pencernaan maka tubuh akan berusaha mengeluarkan gas tersebut melalui sendawa dan buang angin.

    Selain itu, penyakit asal lambung juga memiliki gejala lain yakni :

    -nyeri ulu hati

    -sensasi seperti dada terbakar

    -mulut terasa asam atau pahit

    -mual dan muntah

    dan lain-lain

     

    Saya sarankan anda berkonsultasi pada dokter spesialis penyakit dalam. Dokter akan melakukan wawancara dan pemeriksaan terkait keluhan anda. \

    Kemungkinan apabila keluhan anda terus menerus kambuh, dokter akan menyarankan anda untuk melakukan prosedur endoskopi yaitu memasukkan kamera kecil melalui mulut untuk melihat keadaan lambung (apakah di lambung terjadi perlukaan). Apabila ternyata diketahui ada perlukaan di lambung, dokter akan memberikan sirup untuk diminum, yang berfungsi untuk melapisi lambung yang mengalami perlukaan.Sirup tersebut harus diminum dalam jangka waktu tertentu untuk mengobati perlukaan lambung yang terjadi. 

     

     

    Anjuran yang dapat anda lakukan untuk menurangi keluhan anda :

    -Makan teratur, porsi lebih sedikit namun sering. Semisalnya anda terbiasa makan 3 kali sehari, anda dapat memakan setengah dari porsi makan biasa namun menjadi 6x/hari.

    -Mengkonsumsi camilan bernutrisi diantara waktu makan ketika anda merasa lapar. 

    -Beristirahat cukup 6-8jam/hari

    -Kelola stress anda dengan baik, stress dapat memicu produksi asam lambung dan membuat nyeri ulu hati

    -Mengkonsumsi obat lambung yang dijual bebas seperti misalnya antasida

     

    Berikut artikel terkait keluhan anda MAAG

     

    Semoga bermanfaat

    Salam, dr. Natalia