Tanya Dokter

  • Sangat mudah bentol di kulit akibat gesekan dan sulit hilang

  •  Lena
    Anggota

    Halo Dok, saya sejak sebulan terakhir menderita suatu gejala seperti digigit nyamuk dan dapat muncul di bagian tubuh manapun. Setelah diperhatikan, bentol terjadi karena gesekan (pakaian, plastik, tangan, dsb). Sering gatal dan ukurannya lebih besar dari bentol akibat digigit nyamuk (mungkin karena sering digesek dengan tangan). Sebelumnya tidak pernah mengalami seperti ini. Setelah mencari tahu, kemungkinan alergi. Apa penyebab bisa terjadi alergi ini, Dok? Apakah gejala ini bisa diatasi secara permanen? Obat apa yang cocok? Terima kasih.

    Halo Lena, Gatal-gatal yang terjadi setelah sentuhan dengan benda tertentu, kemungkinan besar disebabkan oleh alergi, yang berbentuk dermatitis kontak alergi atau urtikaria. Gejala alergi Dermatitis kontak alergi, adalah reaksi sensitivitas akibat kontak/ sentuhan kulit dengan suatu alergen (bahan yang menyebabkan alergi). Bentuk lesi pada dermatitis kontak alergi bermacam-macam, mulai dari kemerahan, bengkak, dan bintik berisi cairan. Terdapat beberapa bahan kimia yang dapat menyebabkan munculnya dermatitis kontak alergi, seperti berikut:

    • Tanaman tertentu
    • Nikel
    • Sarung tangan berbahan karet
    • Bahan cat warna rambut dan tato sementara
    • Bahan pakaian
    • Bahan pengawet, misalnya pada kosmetik
    • Parfum/ wewangian
    • Obat-obatan berbentuk salep/ krim misalnya neomisin dan benzokain
    • Tabir surya
    Urtikaria, atau biasa disebut dengan biduran, bentuk lesinya berukuran luas, kemerahan, lebih meninggi daripada kulit disekitarnya, dan terasa gatal. Urtikaria, pada sebagian besar kasusnya tidak diketahui penyebabnya. Pada sebagian kasus, diketahui penyebabnya, antara lain adalah sebagai berikut:
    • Infeksi
    • Ulat
    • Konsumsi makanan (khususnya kerang, ikan, telur, keju, cokelat, kacang, tomat)
    • Obat-obatan (misalnya serbuk bunga, bahan kimia, tanaman, debu, jamur)
    • Paparan terhadap lateks
    • Paparan langsung kulit terhadap tekanan, suhu dingin atau panas
    • Stres emosional
    • Aktivitas/ olahraga
    • Kehamilan
    Pengobatan biduran Pada dasarnya, dermatitis kontak alergi dan urtikaria ditangani dengan menggunakan obat steroid untuk mengurangi peradangan, anti alergi untuk mencegah alergi timbul kembali, dan obat-obatan topikal yang dioleskan untuk mengurangi rasa gatal. Akan tetapi, hal yang terpenting dari penanganan alergi adalah dengan menghindari bahan penyebab alergi tersebut. Jika benar keluhan Anda disebabkan oleh alergi, maka keluhan tersebut akan tetap muncul ketika Anda kontak dengan bahan penyebab alergi tersebut. Alergi biasanya menetap, namun dapat dikendalikan dan dihindari agar tidak muncul secara berulang dan terus menerus. Untuk mengetahui penyebab keluhan Anda, apakah benar disebabkan oleh alergi, sebaiknya Anda mengunjungi dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, menambahkan pemeriksaan penunjang jika perlu seperti tes alergi, kemudian menentukan pengobatan yang tepat sesuai dengan penyebabnya. Demikian informasi yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat. dr. Agatha

    Lena  Lena
    Anggota

    Terima kasih atas balasannya, Dok. Lalu, apakah gejala seperti ini dapat terjadi akibat: 1. Lemahnya sistem kekebalan tubuh? 2. Tekanan darah rendah? 3. Kulit kering karena gaya hidup yang kurang sehat (kurang olahraga, jarang mengkonsumsi sayur dan buah, dsb)? 4. Pertanda mengidap penyakit lain yang lebih berbahaya?

    Hai Lena, Urtikaria merupakan suatu reaksi dari sistem kekebalan tubuh yang berlebihan dalam menanggapi suatu paparan dari luar. Tekanan darah tidak berpengaruh terhadap timbulnya urtikaria. Kulit yang kering tidak menyebabkan urtikaria, namun dapat menyebabkan sistem pertahanan kulit melemah, sehingga rentan terkena infeksi. Urtikaria terkadang dapat timbul akibat reaksi dari infeksi lain, misalnya kecacingan, namun biasanya tidak berbahaya. Jika Anda masih merasa terganggu dengan biduran yang selalu timbul, sebaiknya Anda mengunjungi dokter, untuk berkonsultasi langsung langkah pemeriksaan apa yang sesuai dengan kondisi Anda. Jika diperlukan, dokter dapat merujuk Anda kepada dokter spesialis kulit yang lebih berkompeten. Semoga membantu. dr. Agatha

    Lena  Lena
    Anggota

    Saya ucapkan terima kasih atas pengetahuan dan sarannya. Semoga sukses! :)

    Dok saya juga mengalami alergi akibat kain bertekstur kasar,tapi juga disertai demam,pandangan terganggu dan otot saya bermasalah dok,bkin gampang capek gitu.. jadi penyakit yg saya derita apa benar masih alergi atau sudah ke yang lain dok? yang pertama saya alami pandangan terganggu,gampang capek,kulit gatal2 kaya si lena disertai benjolan berair kecil2 gitu,dan sekarang demam terus dok.. Mohon bantuannya Dok.

    Lena  indahsulistiani
    Anggota

    halo dok, saya ingin bertanya kenapa akhir akhir ini saya mudah terserang biduran ya? padahal dulu saya kalo biduran karena terpapar udara yg dingin, nah skrg saya domisili di jakarta yg mana udaranya panas, dan saya juga tidak memiliki alergi terhadap makanan dok. Setiap kali berobat ke beberapa dokter yg berbeda penanganannya hanya sebatas konsultasi dan langsung di beri obat. Saya takut sesuatu terjadi kedepannya karena sudah hampir 5 bulan saya harus ketergantungan dengan obat antihistamin. Setelah selang 2 hari minum obat, bidurannya kambuh lagi dok, tapi sekitar 2 minggu ini tidak sampai 2 hari sudah muncul lagi. Apa yg harus saya lakukan dok? saya tidak mau ketergantungan obat lebih lama lagi Terima kasih sebelumnya atas jawaban dokter

    Lena  indahsulistiani
    Anggota

    indahsulistiani August 22, 2016 at 1:03 am halo dok, saya ingin bertanya kenapa akhir akhir ini saya mudah terserang biduran ya? padahal dulu saya kalo biduran karena terpapar udara yg dingin, nah skrg saya domisili di jakarta yg mana udaranya panas, dan saya juga tidak memiliki alergi terhadap makanan dok. Setiap kali berobat ke beberapa dokter yg berbeda penanganannya hanya sebatas konsultasi dan langsung di beri obat. Saya takut sesuatu terjadi kedepannya karena sudah hampir 5 bulan saya harus ketergantungan dengan obat antihistamin. Setelah selang 2 hari minum obat, bidurannya kambuh lagi dok, tapi sekitar 2 minggu ini tidak sampai 2 hari sudah muncul lagi. Apa yg harus saya lakukan dok? saya tidak mau ketergantungan obat lebih lama lagi Terima kasih sebelumnya atas jawaban dokter