Tanya Dokter

  • luka di area vagina

  •  Sieput Puput
    Anggota

    dok saya mau tanya, 5bulan ini sebelum mens saya selalu sariawan, tapi sariawannya di vagina dok, letaknya hanya di tempat itu saja hanya satu titik dan tdk berubah2 apakah berbahaya dok??

    Halo Sieput.........

    Terimakasih atas pertanyaan Anda.

    Kondisi yang Anda alami pada saat ini dengan keluhan utama timbulnya luka pada daerah sekitar organ intim yang serupa dengan sariawan paling sering disebabkan oleh karena suatu iritasi karena bahan kimia dalam produk tertentu, misalnya : sabun khusus kewanitaan, losion, pembalut yang banyak mengandung pewangi, pantyliners, deodoran yang digunakan pada organ intim, menyemprotkan parfum pada organ intim, dll.

    Akan tetapi selain dari yang telah disebutkan di atas, kondisi yang Anda alami juga dapat disebabkan oleh karena berbagai macam hal, diantaranya adalah : herpes genital, infeksi jamur atau dalam bahasa medis disebut sebagai kandidiasis, infeksi bakteri, penyakit menular seksual, dsb.

    Karena keadaan ini sudah cukup lama Anda alami ( kurang lebih selama 5 bulan ), maka kami sangat menyarankan kepada Anda untuk segera menemui Dokter Spesialis Penyakit Kulit dan Kelamin agar dilakukan serangkaian pemeriksaan lebih lanjut.

    Dokter kemungkinan akan melakukan beberapa macam pemeriksaan yang diperlukan terkait masalah ini, yang meliputi : pemeriksaan fisik === khususnya organ intim, tes laboratorium darah, dll. Sehingga penyebab pasti dari timbulnya keadaan ini diketahui dan akhirnya penanganan yang tepat dapat diberikan.

    Tips untuk Anda : ikutilah saran dan pengobatan dari Dokter yang Anda temui, pakai celana dalam yang longgar dan terbuat dari bahan katun, hindari berhubungan seksual sampai masalah ini teratasi, jaga kebersihan organ intim setiap saat, jaga organ intim dalam keadaan kering.

    Klik artikel di bawah ini yang sesuai dengan pertanyaan Anda :

    GEJALA DAN POTENSI PENYAKIT PADA VAGINA

    Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

    Salam,

    Dr. Jati