Tanya Dokter

  • saya penderita TB tingkat 2

  • Awal dokter memvonis saya penderita TB,saya diberikan obat TB sama seperti penderita lainnya,namun saya sempat berhenti minum obat dari dokter,karena pada saat itu kondisi tubuh saya sudah agak membaik,hal tersebut terulang kembali,dua bulan sudah saya merasakan batuk berdahak dan mengalami panas demam dikala malam hari,mohon petunjuk dari dokter obat apa yang pantas saya minum dan dosis nya,mohon jawaban nya dokter,terima kasih

    Halo, Dalam kasus ini ahmad termasuk dalam klasifikasi kasus pasien yang sebelumnya pernah diobati. Kasus jenis ini dibagi menjadi 3:

    1. Kambuh, dimana pasien sebelumnya mendapatkan pengobatan dan dinyatakan sembuh terdiagnosa kembali dengan BTA positif,
    2. Putus obat, pasien yang telah mengkonsumsi obat dan terputus obat dua bulan atau lebih dengan BTA positif,
    3. Gagal, pasien dengan pengobatan lima bulan atau lebih dengan dahak kembali positif atau tetap positif.
    Ahmad masuk dalam kategori putus obat. Dalam beberapa kasus pada pasien putus obat diberikan pengobatan golongan dua. Pada pengobatan golongan pertama, dimana pada umumnya pertama kali pengobatan, diberikan hanya obat yang dikonsumsi secara oral saja, namun pada golongan dua ditambahkan dengan obat yang diberikan secara disuntikan. Saran saya untuk dilakukan pemeriksaan dahak ulang, dan melakukan konsultasi ke dokter spesialis paru atau pusat pelayanan (klinik) Tuberkulosis di puskesmas atau rumah sakit. Diperlukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium terutama cek dahak untuk mengecek BTA, namun dapat juga dilakukan cek resistensi obat. Selain penularan, hal yang menjadi momok adalah resistensi obat. Pada kasus resistensi obat, obat yang umum diberikan tidak memberikan efek apapun lagi terhadap penyaki (bakteri) yang menginfeksi.  sehingga diperlukan pengobatan khusus yang memakan beban biaya yang sangat mahal, tingkat penularan yang tinggi dan kerusakan organ tubuh yang lebih argesif. Karena itu lakukan konsultasi bila mencurigai adanya penyakit tuberkulosis dan lakukan pengobatan tuntas hingga dokter menyatakan sudah sembuh. Berikut saya sertakan artikel terkait dengan tuberkulosis. Semoga bermanfaat, dr. Aditya Pratama.