Tanya Dokter

  • Gejala tuberkulosis

  •  Adit McKenzie
    Anggota

    halo dok, saya sudah menderita batuk selama 6 bulan. batuknya berdahak putih tidak berdarah. lalu saya cek ke rsud, cek rontgen dan bta. hasil keduanya negatif. dikasih cefixime dan codipront. lalu selang 2 bulan batuk blm kunjung sembuh saya cek lagi rontgen ke dr sppd hasilnya negatif. namun hasil test mycotect tb hasilnya positif. lalu dokter sppd memberi saya rimstar. sudah saya konsumsi selama 17 hari. namun oleh orang tua sy dibawa ke dr sppd lain hanya dicek rontgen saja dia katakan saya negatif tb. dia jga cek nafas saya dengan stetoskop. dia suruh hentikan itu obat rimstar. jadi saya bingung sebenarnya saya ini tb atau tidak, cek sputum juga cuma sekali. sy bingung mau stop obat atau tidak. jadinya stress sendiri gimana ini dok? apakah hasil mycotect tb  tadi bisa dipercaya?

    Dear Adit, Tuberkulosis adalah penyakit infeksi paru-paru kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini ditularkan melalui droplet udara dari orang yang terinfeksi. Penegakkan diagnosis tuberculosis didasarkan pada penelusuran riwayat gejala, pemeriksaan fisik termasuk pemeriksaan dada dengan stetoskop, dan dibantu dengan pemeriksaan penunjang seperti foto rontgen, pemeriksaan sputum, atau tes antigen Mycobacterium dengan menggunakan alat seperti Mycotest TB. Alat tersebut adalah mesin pendeteksi antigen protein sekretorik Mycobacterium tuberculosis dalam darah. Dalam penelitian disebutkan bahwa alat ini memiliki sensitivitas 87% dan spesifisitas 90%. Artinya alat ini tidak 100% akurat mendeteksi adanya Mycobacterium tuberculosis, dimana masih ada kemungkinan salah. Hasil dipertimbangkan sebagai positif terhadap Mycobacterium tuberculosis bila terdapat pita merah muda dalam 15 menit setelah penambahan serum darah. Foto rontgen adalah salah satu pemeriksaan penunjang yang paling banyak dipakai untuk membantu menegakkan diagnosis tuberculosis. Namun interpretasi terhadap foto rontgen sangat bergantung kepada keahlian dokter yang membacanya. Di atas semuanya itu, analisis terhadap riwayat gejala dan pemeriksaan fisik adalah yang terutama sebagai dasar penegakkan diagnosis. Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat. Terima kasih dan salam, dr. Rony Wijaya