Tanya Dokter

  • sakit perut saat menstruasi pasca kuret

  •  ani mutia
    Anggota

    Selamat malam dokter.

    Umur saya 23 tahun. Saya sudah menikah. Saya sudah keguguran 2 kali. Yg pertma gugur tanpa ada sisa janin. Selang 1 tahunan saya hamil lagi namun keguguran lagi dan saat di USG dokter menyarankan harus kuret. Akhirnya saya melakukan kuret. 7 bulan pasca kuret ritme haid saya kacau balau. Awalnya haid saya selalu teratur bahkan sampai saya selesai keguguran pertama hingga sebelum hamil ke-2. Tapi saat keguguran ke 2 kalinya dengan tindakan kuret, haid saya sudah 1 tahun lebih tidak teratur. Saat haid senggugut/nyeri pada perut bawah sama sakitnya seperti keguguran dan sakitnya akan berkurang saat keluar gumpalan darah menyerupai daging. Kenapa dan apa sebabnya demikian dok? Mohon solusi ataupun arahan/penjelasannya. Terima kasih.

    ani mutia  Tim Alodokter
    Dokter

    Hi, Nyeri perut bawah dan gumpalan darah yang keluar dapat merupakan komplikasi dari kuret maupun proses normal setelah kuret dalam masa penyembuhan. Kondisi lain yang mungkin menyebabkan gejala seperti itu adalah:

    • Hormon yang tidak seimbang
    • Fibroid
    • Adenomiosis atau Endometriosis
    • Sindrom ovarium polikistik
    • Keganasan rahim
    Kuret merupakan tindakan yang umum dilakukan untuk penanganan setelah keguguran. Tujuan kuret ini adalah untuk membersihkan rahim dari sisa janin atau plasenta yang tertinggal dan tidak dapat keluar dengan spontan. Setelah menjalani kuret, dapat terjadi:
    • Nyeri perut bawah saat haid yang hilang dengan obat anti nyeri seperti ibuprofen.
    • Perdarahan yang lebih banyak saat haid (tidak sebanyak saat keguguran).
    Selain itu, kuret memiliki komplikasi yang dapat terjadi seperti:
    • Luka dinding rahim yang ditandai dengan perdarahan yang banyak dan berkepanjangan.
    • Perlengketan dinding rahim yang ditandai dengan nyeri saat haid, perdarahan lebih banyak saat haid, keguguran.
    Setelah kuret, hal yang perlu diwaspadai dan sebaiknya pergi ke dokter setelah kuret adalah:
    • Demam
    • Keram lebih dari 48 jam
    • Perdarahan berat atau berkepanjangan
    • Nyeri yang semakin hebat (tidak berkurang)
    • Keluar cairan vagina yang berbau busuk
    Saran saya sebaiknya anda menemui dokter kandungan untuk dilakukan pemeriksaan rahim. Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui diagnosa keluhan anda. Selain itu tes darah dan USG juga mungkin dilakukan sebagai pemeriksaan penunjang. Sementara itu anda dapat minum obat anti nyeri untuk nyeri perut anda dan makan makanan bergizi tinggi. Artikel yang mungkin dapat membantu anda mengenai Kuret. Semoga membantu, dr. Dennis Jacobus