Tanya Dokter

  • Cara mengatasi perubahan emosi

  • Halo dokter, saya berumur 15 tahun masih anak sekolah dengan banyak kegiatan. Akhir-akhir ini mental saya seperti terganggu seperti yang seharusnya sedih malah senang maupun sebaliknya. Saya juga lebih sabar menghadapi orang-orang walaupun didalam hati rasanya kesal dan berakibat sesak napas. Saya juga lebih mudah menangis sampai rumah bisa meluapkan emosi dengan menyakiti diri sendiri. Tapi didepan orang lain saya normal, saya bisa lebih bahagia. Kira-kira saya harus berobat atau ada dengan alternativ lain ya dok? Sekian, terima kasih sebelumnya

    Halo Eris Theresia,

    perubahan emosi dan suasana hati (mood) adalah perasaan yang bisa dialami oleh siapa saja sehari-hari, apalagi jika kegiatan dan aktivitas banyak berinteraksi dengan orang lain. Hal yang anda rasakan dapat dicetuskan oleh masalah di sekolah/kegiatan, relasi dengan orang-orang di sekitar, kurang tidur, menjelang masa menstruasi (premenstruation syndrome), dsb. Menyadari bahwa anda sedang dalam keadaan stres dan membutuhkan solusi adalah langkah awal yang tepat untuk mengatasi keluhan ini. Sebelum anda berkonsultasi dengan dokter, ada beberapa cara yang dapat anda lakukan terlebih dahulu untuk mengurangi keluhan di antaranya:

    • bercerita dengan orang tua/orang yang dekat dengan anda mengenai perasaan anda yang sebenarnya atau mengenai masalah dan minta dukungan
    • jangan memendam atau menghindari permasalahan atau faktor penyebab stress
    • istirahat yang cukup, pastikan bahwa di tengah kesibukan anda masih meluangkan waktu sejenak untuk bersantai dan tidur minimal 8-9 jam per hari
    • melakukan hobi
    • luangkan waktu untuk berolahraga
    • bertamasya atau berjalan-jalan
    • makan teratur dan minum air sesuai kebutuhan harian
    • berinteraksi dengan orang-orang yang memberikan dampak positif
    • melakukan ibadah kegamaan

    Namun apabila setelah melakukan usaha di atas anda masih merasakan keluhan-keluhan tersebut, ada baiknya anda berkonsultasi langsung dengan dokter, untuk mencari tahu penyebab dari segi diagnosa medis/psikologis yang mendasari keluhan anda melalui pemeriksaan yang lebih terpadu, misalnya gangguan kecemasan, depresi, serangan panik, gangguan bipolar, gangguan kepribadian, dsb. Dokter dapat memberikan penanganan yang sesuai dengan hasil pemeriksaan, misalnya sesi konseling dan bila dibutuhkan pemberian obat-obatan.

    Anda dapat membaca artikel terkait:  cara mengatasi stres , kesehatan mental

    Semoga informasi ini bermanfaat.

    Salam ,dr. Delvira