Tanya Dokter

  • sering gatal-gatal saat cuaca dingin dan sebelum menstruasi

  • Dokter saya mau Tanya Sejak bulan juli 2016 sampai sekarang kulit saya sering sensitif, sering gatal-gatal apalg pas cuaca dingin, dan pas mau menstruasi..pdhal sebelumnya saya belum pernah mengalami hal seperti ini Gimana cara mengatasinya ya dokter? Terimakasih

    Dear Dwi, Keluhan yang Anda alami dapat disebabkan oleh biduran. Biduran merupakan penyakit alergi yang menimbulkan gejala pada kulit berupa bentol-bentol kemerahan yang terasa gatal. Gejala muncul akibat paparan pencetus. Pencetus tersebut dapat berupa:

    • cuaca dingin atau panas
    • infeksi tertentu
    • gigitan serangga
    • stres
    • makanan tertentu, seperti makanan laut, kacang, coklat, susu, gandum, telur
    • zat aditif atau tambahan dalam makanan, seperti pengawet, pemanis, pewarna, pengental, penguat rasa
    • efek samping obat-obatan tertentu
    • kontak dengan lateks atau bulu binatang
    • dsb.
    Penanganan utama biduran adalah mengenali pencetus dan menghindarinya sebisa mungkin. Obat-obatan golongan antihistamin atau kortikosteroid dapat meredakan gejala yang muncul tetapi gejala bisa muncul kembali ketika terpapar pencetus lagi. Sebaiknya konsultasikan keluhan Anda dengan dokter spesialis kulit dan kelamin. Dokter akan menganalisis gejala yang Anda alami dan melakukan pemeriksaan fisik yang diperlukan. Tes penunjang seperti tes alergi untuk membantu menegakkan diagnosis. Terapi yang sesuai akan dokter berikan. Anjuran yang dapat Anda lakukan:
    • hindari menggaruk area yang gatal karena dapat melukai kulit
    • kelola stres dengan bijak
    • miliki waktu yang cukup untuk beristirahat dan tidur berkualitas
    • rutin berolahraga ringan seperti jalan kaki untuk membantu menstabilkan sistem imun yang bertanggung jawab terhadap proses alergi
    • hindari pencetus yang telah diketahui
    • konsumsi makanan bergizi dan minum air putih dalam jumlah cukup minimal 10 gelas setiap hari
    Artikel yang dapat Anda baca: Biduran Semoga bermanfaat dan salam, dr. Rony Wijaya