Tanya Dokter

  • SERING PAPSMEAR BISA MENYEBABKAN INFEKSI SEMAKIN PARAH ?

  •  EstherLea
    Anggota

    Hallo dokter, selamat pagi...

    Saya ibu 2 anak dan pernah mengalami keguguran spontan di kehamilan ketiga namun dokter tidak menyarankan untuk kuret dan pernah 2x di usg rahim dinyatakan bersih dan tidak ada sisa kehamilan yang tertinggal.

    Setelah keguguran siklus menstruasi mulai seperti biasa rutin setiap bulan dan masa menstruasi 5-6 hari, namun pendarahan terjadi dalam jumlah banyak ( biasanya ganti pembalut night 35cm sampai 3-5 kali di siang hingga malam keadaan full )

    Belakangan saya mengalami leukorea abnormal gejalanya cairan yang keluar terkadang bening , kuning kehijauan kadang kental seperti susu, berbau tidak sedap, saya melakukan papsmear tanggal 24 Agustus lalu dan dinyatakan 'GARDNERELLA VAGINALIS"

    Saya konsultasi di 2 dokter kandungan dan pernyataan mereka membuat saya bingung :

    Dokter A :

    1.Saya di beri metronidazol ( di konsumsi selama 1 minggu dan tidak ada perubahan )

    2.Saya disarankan untuk kembali papsmear setelah 7 hari berhenti mengkonsumsi menggunakan antibiotik dan obat-obatan jenis apapun

    3.Saya di sarankan untuk menggunakan pembersih kewanitaan dengan Ph seimbang

    4.Di perbolehkan menggunakan pantyliner dengan syarat di jaga kebersiha dan tingkat kekeringanya

    5. Diperbolehkan menggunakan tysue untuk pembersih kewanitaan

     

    Dokter B

    1.Saya di beri resep karena saya bilang masih mengkonsumsi obat

    2.Saya di larang papsmear dalam waktu dekat diminta menunggu 2-3 bulan lagi setelah menstruasi karena sering papsmear dapat menyebabkan inveksi, padahal saya ingin memastikan lebih lanjut kenapa sudah di obati leukorea tidak kunjung sembuh

    3.Saya di larang keras menggunakan pantyliner, pembersih kewanitaan dan juga tysue pembersih

    Yang mau saya tanyakan :

    1.Apakah saya perlu melakukan papsmear ulang karena keluhan saya masih berlanjut?

    2.Mana saran yang benar dari dokter saya?

    3.apa syarat-syarat penggunaan pantyliner,pembersih maupun tysue pembersih yang benar?

    4.Makanan apa yang harus saya hindari dalam kasus saya ini?

     

    Terima kasih atas jawaban dokter, semoga share pengalaman ini juga dapat menambah pengetahuan bagi wanita tentunya :)

    Best regads

    EstherLea

     

     

    Halo,   1) Papsmear normalnya dilakukan setiap 3 tahun sekali ( jika Anda berusia 30-64 tahun), dan setiap 5 tahun sekali jika Anda menyertai pemeriksaan HPV bersamaan dengan papsmear Anda.  Ditambah lagi pemeriksaan Papsmear biasanya dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya gangguan pada mulut rahim seperti perubahan kearah keganasan, kanker servik, peradangan servik dll. Jika untuk mengetahui apakah pengobatan Anda berhasil maka mungkin tindakan lain bisa dilakukan selain pemeriksaan papsmear, seperti tes lendir vagina Anda. Pemeriksaan papsmear biasanya membutuhkan waktu 2-4 minggu sampai dianggap penyembuhan luka pada cervik pulih total. Ini berarti selama 2-4 minggu paska papsmear sebaiknya Anda tidak berhubungan intim, tidak melakukan douching vagina, dll yang bisa menghambat proses pemulihan dan memperburuk kondisi cervik Anda termasuk infeksi yang sedang Anda alami. Namun untuk info yang lebih lengkap, sangat disarankan bagi Anda untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda secara langsung, karena dokter Andalah yang mengetahui kondisi Anda lebih baik. Baca topik Pap smear. 2) Gardnerela vaginalis adalah bakteri anaerob yang biasa menyebabkan bakterial vaginosis pada organ intim. Adanya kuman ini adalah signal alarm bahwa keseimbangan normal flora bakteri pada organ intim Anda terganggu sehingga biasanya pengobatan selain dengan antibiotik untuk membunuh kuman tersebut, tindakan lain yang diperlukan adalah mengembalikan keseimbangan flora normal organ intim dengan cara :

    1. Sebaiknya menghindari penggunaan sabun pembersih yang tidak jelas  dan tidak sesuai pH normal vagina secara berlebihan (setiap hari ).
    2. Penggunaan panty liner yang menganggu kelembaban vagina juga sebaiknya dihindari secara berlebihan ( setiap hari).
    3. Anda bisa membersihkan organ intim dengan tissue pembersih, namun hindari facial tissue yang mengandung bedak,dan hindari tissue yang mudah robek karena bisa tertinggal dalam lipatan dan menjadi sumber infeksi. Hindari juga penggunaan tissue pembersih yng memgandung alkohol, tissue basah yang tidak jelas efektivitasnya dll.
    4. Membersihkan organ intim dengan cara yang benar dan baik.
    5. Melap kering organ intim setiap habis Bab dan bak.
    6. Menggunaakn celana dalam bahan katun dan tidak ketat.
    7. mengganti celana jika basah ( jika tidak menggunakan panty liner).
    3) Tidak ada syarat khusus untuk sabun pembersih, tissue maupun panty liner. Perhatikan kebersihan dan hindari penggunaan bahan diatas secara berlebihan bisa membantu menghindari dari infeksi organ intim. 4) Tidak ada pantangan makanan untuk kasus Anda.   Semoga bermanfaat.   dr. Yusi