Tanya Dokter

  • Sering sakit kepala dan berdenyut sangat keras

  • Assalamu'alaikum dok, saya Innayah 21 tahun, mahasiswi. Saya sering sekali mengalami sakit kepala. Di bagian sebelah, belakang, dan bahkan di keseluruhan kepala, padahal pada saat itu tekanan darah saya normal. Rasa sakit itu timbul seperti denyutan yang sangat keras. Dan saya sewaktu kecil mempunyai riwayat penyakit kejang yang sangat sering. Apakah dokter bisa mendiagnosis beberapa kemungkinan tentang sakit kepala saya?

    Wa'alaikumsalam wr.wb. Innayah, terima kasih untuk pertanyaannya.

    Sebagai informasi, sakit kepala tidak selalu disebabkan oleh tekanan darah yang meningkat. Sebagian sakit kepala dapat hilang dengan sendirinya sehingga bukan merupakan suatu hal yang perlu untuk dikhawatirkan. Sakit kepala dapat digolongkan menjadi dua, yakni sakit kepala primer (yang disebabkan oleh masalah dikepala itu sendiri) dan sakit kepala sekunder (yang disebabkan oleh kondisi lain). Beberapa kondisi yang mungkin menyebabkan sakit kepala yang Innayah alami, diantaranya:

    • Sakit kepala tipe tension, sakit terasa seperti tegang, diikat, dan ditekan. Rasa sakit ini dapat dirasakan di dahi, kepala belakang, hingga ke otot-otot leher
    • Sakit kepala migren, sakit dirasakan berdenyut disatu sisi kepala dan dapat berulang. Rasa sakit juga dapat disertai muntah, mual, sensitif terhadap cahaya/suara, perubahan nafsu makan dan mood
    • Sakit kepala kluster, sakit kepala hebat satu sisi, dirasakan hingga ke bagian mata, diatas mata, dan sisi samping kepala, dapat disertai dengan mata merah, pengeluaran air mata, hidung tersumbat, dan berkeringat di wajah
    • Sakit kepala sekunder, dapat disebabkan oleh gangguan refraksi, seperti miopia atau rabun jauh (sakit kepala disebabkan oleh mata yang terlalu tegang/tertarik), sinusitis (radang pada dinding rongga sekeliling hidung), infeksi telinga, masalah gigi, trauma, perdarahan atau sumbatan pembuluh darah otak, anemia, kanker otak, atau infeksi pada otak

     

    Seseorang yang memiliki epilepsi (kejang berulang) lebih rentan untuk terkena sakit kepala dibandingkan yang tidak. Berdasarkan pemaparan Inna, sakit kepala memiliki banyak kemungkinan yang mendasari. Oleh karena itu, jika sakit kepala menetap, seringkali kambuh, dan disertai gejala lain, seperti kejang, mual, muntah, dsb, tidak ada salahnya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Beberapa tips yang dapat dilakukan sebelum ke dokter, yakni:

    • Kenali pemicu sakit kepala
    • Istirahat yang cukup dan makan makanan yang bergizi
    • Minum air putih 6-8 gelas sehari
    • Kelola stres dan kurangi aktivitas yang terlalu berat
    • Jika rasa sakit tidak menghilang, gunakan obat pereda sakit kepala, seperti parasetamol, yang dijual bebas

     

    Sekian, semoga bermanfaat.

    dr. Sonia L