Tanya Dokter

  • Sering sembelit pada saat hamil, apakah berbahaya ?

  •  VinnaRiyadi
    Anggota

    Dok, kemarin saya sudah tes lagi . Belum seminggu sih, tapi skrg garis nya sudah jelas ada 2. Kami sudah mulai membatasi frekuensi hubungan intim, tapi tetap saja perut bagian bawah saya masih nyeri saat berhubungan, apakah tidak bahaya dok? masalah nya kan usia kandungan saya masih muda. Belakangan saya jg sering sembelit, seperti mau BAB padahal tdk ingin BAB. Saya khawatir dok,saya jg blm cek ke dokter kandungan karna jam kerja saya padat. Beruntung nya saya tdk merasa mual, hanya pusing saja jika lama berdiri. Tengah malam pun saya sering terbangun ,karna mungkin faktor "ngidam" katanya , jadi saya sering makan tengah malam. Apakah aman dok untuk bumil seperti saya ngemil makanan berat seperti saya? O iya saya kurus dok , berat saya hanya 40kg dgn tinggi 142cm. Saya jg pny riwayat sakit maag dan migraint , tolong dok saran untuk pola makan dan aktivitas nya. karna kalo terlalu lelah penyakit saya sering kambuh. Saya jg susah makan dok , kalo sudah kecapekan saya lebih memilih tidur daripada makan. Terimakasih dok, di tunggu balasan nya:)

    Halo VinnaRiyadi.......

    Terimakasih atas pertanyaan Anda.

    Sekedar informasi untuk anda, hormon progesterone ( yang meningkat pada saat kehamilan ) yang bertugas merelaksasi otot - otot halus diseluruh tubuh, begitu juga dibagian saluran pencernaan, membuat usus bergerak lebih lambat, sehingga proses pencernaan pun menjadi lebih lambat dan akhirnya menyebabkan sembelit. Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda lakukan agar menghindari sembelit pada saat kehamilan, diantaranya adalah : perbanyak makan buah dan sayur, minum air putih minimal 2 Liter perhari, olahraga khusus untuk ibu hamil, batasi pengkonsumsian zat besi, mengonsumsi minuman probiotik yang dapat dibeli dengan bebas di supermarket. Sedangkan jika perut Anda selalu terasa sakit pada saat berhubungan seksual, maka hindarilah aktivitas ini terlebih dahulu, sampai Anda merasa nyaman saat berhubungan seksual berikutnya. Sekali lagi kami menyarankan untuk segera menemui dokter spesialis kebidanan dan kandungan, dan mendiskusikan masalah ini, agar segala sesuatunya terang dan jelas.

    Klik artikel dibawah ini yang sesuai dengan pertanyaan Anda :

    MENUJU KEHAMILAN YANG SEHAT

    Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

    Salam,

    Dr. Jati