Tanya Dokter

  • Rasa sesak yang kambuh

  •  sintakumari
    Anggota

    Dok saya mau tanya,dari bulan 1 kemarin saya sesak,saya kira karna kekenyangan makan,tapi tidak,semnggu saya sesak trus 3 hari ilang,trus sesak lagi,sekitr bln 3 atau 4 saya coba periksa,saya di pakai kan alat untuk liat paru" kita,seprti uap gtu,kata dokter nya paru" saya bagus,trus saya fi kasih obat pencuci perut,krna katanya mngkin perut saya bermaslah,setlah semnggu mnm obat itu,tapi tidak hilang,saya balik ke dokter itu,stlh itu dokter ronsen dada saya,semua nya juga bgus,akhir crt dokter,dia blng saya gak tau sakit ap,tapi saya sering sendawa,hampir tiap hari,sesak nya itu kyk kita lari kecapekan,di saat tidur pun,saya seperti orng capek dok,tolong di jawab ya dok.trimakasih

    Halo, Sesak napas adalah suatu keadaan dimana penderita berusaha lebih banyak menarik udara pernapasan. Sebagai ilustrasi, coba tahan napas selama 45-60 detik, saat kehabisan oksigen dengan sendirinya kita akan menarik napas lebih kuat. Jika ini yang Anda rasakan, berarti itu adalah sebuah sesak napas yang memerlukan penanganan serius. Saat sesak napas, seseorang biasanya akan berkonsentrasi pada pernapasannya. Dia akan berusaha menarik napas dalam dan banyak. Maka ia akan kesulitan berbicara bahkan beraktivitas. Sesak napas ini dapat disebabkan karena:

    • kelainan jantung: serangan jantung
    • kelainan paru: asma, pneumonia, pneumothorax, edema paru akut, tbc paru
    • anemia yang berat
    • trauma: tersedak, kemasukan benda asing, trauma lainnya
    • psikologis: serangan panik
    Bila saat sesak Anda tidak merasa seperti kekurangan oksigen atau berusaha bernapas lebih kuat, kemungkinan hal yang Anda rasakan adalah sebuah rasa tidak nyaman di dada. Dari pemaparan tentang pemeriksaan sebelumnya yang normal kemungkinan yang Anda alami memang bukan suatu kelainan paru. Rasa tidak nyaman di dada, disertai perut kembung yang ditandai dengang sendawa bisa jadi adalah sebuah kondisi penyakit asam lambung. asam lambung yang meningkat dapat keluar ke tenggorokan dan mengiritasi tenggorokan. Hal ini kemudian dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di dada. Untuk mengurangi gejala peningkatan asam lambung, dapat dilakukan hal-hal berikut, seperti:
    • makan teratur, biasakan dengan porsi kecil dengan frekuensi yang lebih sering
    • hindari makanan pedas, asam dan berlemak
    • biasakan minum air putih sebelum makan untuk menetralisir asam lambung
    • bila perlu, minum obat penetralisisr asam lambung yang tersedia bebas seperi antasida
    Sebaiknya kondisi ini juga diperiksa lengkap oleh dokter, kemungkinan mencari pendapat dari dokter lain untuk pemeriksaan juga bisa dipertimbangkan. Semoga membantu, terimakasih